<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476</id><updated>2011-04-22T12:19:41.015+08:00</updated><category term='Menulis'/><title type='text'>KAKI PENDEK</title><subtitle type='html'>SAAT LANGKAH KAKI TERLALU PENDEK UNTUK MENGEJAR MATAHARI, INILAH TEMPATKU BERKELUH KESAH</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>52</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-7210928525547315863</id><published>2008-03-17T18:30:00.001+08:00</published><updated>2008-03-17T19:47:39.055+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menulis'/><title type='text'></title><content type='html'>MENULIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari saya sempat bertanya pada diri sendiri, sejak kapan ya saya bisa nulis? Seingat saya dulu waktu SD saya paling benci pelajaran mengarang. Saya paling nggak bisa tuh mengarang panjang-panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, saya selalu menggarisi kertas ujian yang polos itu dengan ukuran garis yang besar. Tulisan tangan saya yang aslinya kecil-kecil saya perbesar sekian kali lipat. Intinya supaya saya tidak perlu menulis terlalu banyak. Nggak tahu kenapa saya paling nggak bisa menulis panjang-panjang.Apalagi kalau topiknya berlibur ke rumah nenek.Haduh saya paling nggak bisa deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kecil saya juga tidak punya prestasi seperti para penulis lain. Ikut lomba puisi atau juara menulis cerpen tingkat kecamatan. Sama sekali nggak ada. Tapi dari dulu saya memang suka sekali mencoret-coret kertas. Walaupun tidak menulis apapun saya merasa nyaman kalau ada pulpen dan kertas di dekat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu tulisan saya paling-paling ada di diari saya. Saya mulai aktif menulis diari waktu SMP. Sepertinya waktu mulai naksir-naksir cowok. Diari mulai menjadi bagian penting dalam setiap fase kehidupan saya setelah itu. Saya hampir selalu punya catatan harian apapun bentuknya. Bisa notes lucu, bisa juga buku tulis. Apa saja. Malah waktu beranjak dewasa saya menulis dimanapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai menulis serius waktu jadi reporter. Walaupun sampai sekarang tulisan saya juga nggak bagus-bagus amat, tapi kalau saya bandingkan dengan diari saya dulu jauh lebih baiklah. Sekarang kalau membaca ulang diari saya dulu rasanya malu sendiri. Karena pilihan kata saya begitu aneh. Sampai saya berpikir, "kok dulu bisa ya nulis kayak begitu?" Aneh sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis bagi saya sangat dipengaruhi mood. Saat mood saya baik, saya bisa menulis panjang lebar. Tapi kalau sedang ruwet, satu kata pun rasanya tak sanggup saya karang. Sebagai penulis profesional, artinya saya mendapat uang dari menulis, harusnya perasaan tak boleh membuat saya mati ide. Namun, sekuat apapun saya berusaha mengabaikan perasaan saya, tetap saja mood berperan besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya saya sulit menulis saat emosi saya meluap-luap, baik terlalu senang ataupun terlalu sedih. Dua kutub perasaan itu mematikan kemampuan saya untuk menulis. Saya justru bisa menulis saat emosi sedang datar-datar. Tidak terlalu senang, juga tidak terlalu sedih. Kalau saya berhasil menulis artinya mood saya tidak berada di dua kutub tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bagi penulis, tulisan adalah cermin paling jujur ungkapan emosi dirinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-7210928525547315863?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/7210928525547315863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=7210928525547315863&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7210928525547315863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7210928525547315863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2008/03/pada-suatu-hari-saya-sempat-bertanya.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-1259288585933336790</id><published>2008-02-24T16:13:00.000+08:00</published><updated>2008-02-24T17:20:57.565+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/R8E08t6F8vI/AAAAAAAAADQ/YBlKJPfofdk/s1600-h/Question+Mark.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/R8E08t6F8vI/AAAAAAAAADQ/YBlKJPfofdk/s200/Question+Mark.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170472064918090482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I Need Some Peace Here!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kita akan memperoleh ketenangan. Mungkin saat nyawa ini lepas dari raga, ketenangan itu baru hadir. Hidup yang penuh warna ini memang harus dibayar dengan ketiadaan ketenangan. Satu masalah selesai, prahara lain muncul. Satu dilema berakhir, kebingungan lain menghampiri. Satu pertanyaan terjawab, pertanyaan lain mengikuti. Lelah? Sudah pasti. Tapi lelah seharusnya tak membuat seseorang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara lelah, saya lelah dengan pertanyaan orang-orang yang terus datang tanpa mau berhenti. Pertanyaan demi pertanyaan mengikuti setiap perubahan fase hidup saya. Kalau saya ingat-ingat orang lain selalu punya pertanyaan pada kita. Waktu kita kecil, pertanyaannya, "Kalau sudah besar mau jadi apa?, Gimana nilai rapot kamu?" . Waktu lulus sekolah,pertanyaannya, "Mau melanjutkan kemana?". Waktu kita lulus SMA pertanyaannya, "Mau kuliah apa?". Setelah lulus kuliah pertanyaannya, "Mau kerja dimana? Sudah dapat pekerjaan belum?". Sudah lulus dan bekerja, pertanyaan selanjutnya adalah "Sudah punya pacar belum? Mau cari yang seperti apa sih?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pada akhirnya seseorang menggandeng pacar ke acara keluarga atau perhelatan, ada lagi pertanyaan orang. Mungkin yang ini adalah pertanyaan favorit. "Kapan menikah? Kapan mau diresmikan? Nunggu apa sih?". Malah kadang-kadang diikuti dengan komentar lain yang tak kalah konyolnya. "Jangan lama-lama lho, Jangan terlalu memilih lah. Nanti keburu tua lho." Oh My God! Pernahkah mereka belajar menghormati  urusan pribadi orang lain? Kapan sih mereka mau belajar? It's a big question for me. Lagipula menikah itu kan urusan sekali seumur hidup. Sudah pasti kita harus memilih dengan baik. Aneh sekali kalau urusan mencari pasangan hidup tidak boleh terlalu memilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pacaran sekian lama, akhirnya seseorang memutuskan untuk menikah. Ternyata pertanyaan itu tak juga berakhir. Setelah menikah, telinga rasanya mulai bising dengan pertanyaan, "Udah isi belum?". Dan kali ini mereka melangkah terlalu jauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan pastinya orang lain, mengalami serangkaian pertanyaan yang tak ada habisnya itu. Hati saya rasanya mau meledak saking menahan amarah. Tak bisakah saya memiliki ketenangan? Kalau memang ketenangan adalah sebuah barang mewah, tak bisakah saya memiliki sedikit privasi? Sebuah ruang pribadi yang hanya ada saya di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling aneh bagi saya adalah mereka menganggap pertanyaan ini pertanyaan standar yang bisa digunakan untuk mencairkan suasana. Saya pernah tiba-tiba ditanya kapan menikah oleh ibu-ibu tetangga rumah calon suami saya kala itu. Saya bahkan tidak kenal dia, kecuali dia adalah tetangga calon suami saya. Saya terkaget-kaget dan kehilangan kata-kata saat itu. Kok bisa-bisanya dia begitu lancang bertanya kapan saya akan menikah. Kapanpun saya akan menikah, itu bukan urusan dia! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pernikahan adalah sebuah pilihan dan keputusan untuk menikah ada di tangan kita sendiri. Buat saya, tidak ada yang bisa memaksa saya menikah apapun alasannya. Kalau sekarang saya berstatus istri orang, karena saya memang memilih untuk menikah. Saya memilih untuk berbagi kehidupan yang begitu indah ini dengan orang yang saya cintai dan mencintai saya apa adanya. Bukan karena lingkungan sosial saya menuntut seorang perempuan menikah di usia 20an. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah menikah ternyata saya masih harus menahan diri untuk menghadapi pertanyaan kapan punya anak. Semua orang rasanya menikmati sensasi bertanya kapan punya anak pada pasangan yang baru menikah, termasuk saya dan suami. Saya berjuang keras untuk tidak melempar sepatu, sandal, tas, bahkan meja dan kursi kepada orang yang bertanya seperti itu pada saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya orang asing tak pantas bertanya seperti itu. Pertanyaan itu hanya "legal" bagi para sahabat. Tapi saya jamin mereka yang memang sahabat saya akan berpikir sejuta kali untuk bertanya pertanyaan-pertanyaan pribadi ini pada saya. Karena mereka tahu, saya tidak pernah senang ditanya seperti itu atau karena saya memang sudah duluan curhat kepada mereka tentang perkara-perkara ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak menuntut ketenangan dalam hidup ini. Adventurous life definitely much more interesting than plain, boring life. But, pleeeaseee don't disturb me with those stupid, unimportant question. Ada begitu banyak pertanyaan lain untuk membuka sebuah percakapan. How's life might be a good question, at least it will work for me.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-1259288585933336790?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/1259288585933336790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=1259288585933336790&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1259288585933336790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1259288585933336790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2008/02/i-need-some-peace-here-kapan-kita-akan.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/R8E08t6F8vI/AAAAAAAAADQ/YBlKJPfofdk/s72-c/Question+Mark.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-5710621753024574848</id><published>2007-12-19T17:03:00.000+08:00</published><updated>2007-12-23T19:54:21.154+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/R2kIIjUy2JI/AAAAAAAAADI/yUj_jU0twWo/s1600-h/Org2+Jawa+yang+aneh+02.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/R2kIIjUy2JI/AAAAAAAAADI/yUj_jU0twWo/s200/Org2+Jawa+yang+aneh+02.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145652992261937298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menikah = Penjara&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wihiy...nggak kerasa saya sudah menikah selama sebulan. Yah...harus kami akui pernikahan ini bukan pernikahan yang sempurna. Baru sebulan, udah beberapa kali ribut. Keributan kecil sih. Namun, tidak bisa dipungkiri kehidupan menikah itu menyenangkan dengan caranya. Melakukan apa saja selalu ada temennya. Nggak sendirian lagi. Ada teman berbagi. Tapiii...tetap saja nggak seindah yang duluuu sekali saya bayangkan. Hehehehehe...namanya juga real life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali saya masak buat suami, dia protes abis-abisan. Soalnya saya hampir membunuh dia dengan cabe yang sangat banyak di masakan udang saya huahahaahhaha. Masakan itu emang pedes banget sih. Dia ngomel-ngomel gitu. Dia bilang saya bukan masak udang pakai cabe, tapi masak cabe pake udang. Akhirnya malemnya kita memutuskan untuk beli burger aja daripada makan masakan berasap itu. Sejujurnya saya kesal. Tapi akhirnya jadi ikut ketawa juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga tak sekali menjemput saya dengan muka ditekuk 50 karena dia sudah sangat lelah. Maklum jarak kantor dia ke kantor saya memang jauh. Saya sangat paham. Tapi melihat dia menjemput dengan muka cemberut, saya juga jadi kesal. "Lho jemput aku kan salah satu bagian dari tanggung jawab kamu sebagai suami." Ya begitu lah. Tidak ada jalan keluar yang adil sampai sekarang. Kami cuma berusaha lebih baik untuk menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya mungkin karena saya berharap dia berubah. Nggak secuek jaman pacaran dulu. Sepertinya saya berharap terlalu banyak. Karena memang tidak banyak yang berubah. Bukan salah dia sih. Salah saya kenapa harus berharap seperti itu. Padahal sudah banyak orang yang bilang kalau setelah menikah kebaikan pasangan itu akan berkurang 30% dari saat pacaran. Terus terang dulu saya tidak percaya. Saya yakin sekali dia akan lebih menyayangi saya setelah menikah. Dia akan lebih care sama saya setelah menikah ketimbang waktu pacaran. Well, ternyata nggak tuh. Dia sepertinya sama saja hehehehee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau dipikir-pikir suami saya juga baik kok. Dia mau membantu mencuci baju kalau saya sedang sangat sibuk di kantor dan sampai di rumah sudah malam. Kalau saya sedang malas yang frekuensinya cukup sering, dia rela menyetrika tumpukan pakaian bersih yang masih kusut itu. Dia juga mau gantian cuci piring meski cuma saat hari libur saja. Dia juga mau repot-repot memasak buat sarapan. Suami yang manis. I love u hun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah sebenernya saya juga sudah tahu yang begitu pasti kejadian. Tapi...tetep aja pas ngalamin sendiri berasa sedikit pahit. Jadi, siapa bilang nikah itu enak. Isinya bukan cuma yang enak, tapi juga banyak hal gak enak. Makanya saya nggak pernah mendorong orang lain untuk cepat-cepat menikah. Buat saya yang namanya menikah membutuhkan kesiapan dan kedewasaan dan kematangan berpikir. Kalau saya sih memilih puas-puasin mereguk masa muda.Gak mau cepet-cepet kawin. Soalnya kejadiannya pasti seperti yang dulu pernah saya bayangkan dan sekarang saya alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti pernikahan saya nggak bahagia lho. Saya yakin semua orang yang menikah kalau mau jujur pasti mengalami apa yang saya alami. Pernikahan itu seperti kue lapis. kebahagiaan datang berlapis dengan ketidakbahagiaan. Tapi mungkin itulah the beauty of marriage. Bagaimana kita berkompromi dengan keadaan dan menerima pasangan kita dan menghormati dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun saya menjalani pernikahan yang baik-baik saja sampai saat ini, tapi saya tetap sering menyayangkan keputusan seseorang untuk menikah di usia yang menurut saya sangat muda. Apalagi kalau kehidupan masing-masing terlihat masih sangat rapuh. Paling nggak hari ini saya merasa begitu. Ada teman kantor yang baru masuk kerja sekitar tiga bulan yang lalu. Usianya baru 23 tahun. Laki-laki. Buat saya dia masih sangat muda. Di ujung tahun ini dia akan mengakhiri masa lajangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan teman-teman saya yang iseng dan punya sifat seperti dajal mempertanyakan keputusannya menikah di usia yang sangat muda dan terhitung belum terlalu mapan, paling tidak mungkin secara finansial. Jawaban dia sungguh mengejutkan. Membuat kami seperti tersedak sumpit. Dia bilang "Gue nikah karena pengen ngerawat cewek gue. Karena gue sayang sama dia. Dan hal itu yang membuat gue semangat setiap hari." Oh my god. Nyaris gak pernah saya denger alasan kayak gitu dari cowok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu saya antara kagum dan pengen tertawa. Banyak pertanyaan yang bermunculan. "Dia tau gak sih kalo menikah itu gak semanis itu?", "Dia pengen merawat istrinya atau pengen dirawat istrinya?", "Dia tahu gak kalo menikah itu harus mengorbankan banyak hal. Gak bisa dengan enak ngedandanin motor atau melakukan hobi lain yang menyedot banyak biaya karena sekarang ada istri yang harus ditanggung." Banyak deh pertanyaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itu cuma pertanyaan-pertanyaan orang yang gamang sama pernikahan seperti saya saja. Dulu pernah ada yang bilang pernikahan itu ibarat penjara yang indah. Semua orang berlomba-lomba masuk ke dalamnya, tapi begitu di dalam merasa terjebak dan pengen cepet-cepet keluar lagi. Saya menyadari itu adalah penjara bagaimanapun indahnya. Tapi meski itu penjara, tempat itu pasti cukup menyenangkan, paling tidak itu tempat yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, akan lebih baik kalau semua yang masuk ke penjara itu tahu kalau tempat itu adalah penjara. Kalau sudah masuk menyerahlah dan berusahalah untuk menikmati keindahannya daripada sibuk melihat keluar dan meratapi kebebasan yang hilang dan berusaha mendapatkannya dengan menjebol penjara itu.Then everybody happy. Besok saya mau cerita soal persiapan pernikahan yang bikin sakit kepala dan sakit hati. Tunggu ya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-5710621753024574848?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/5710621753024574848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=5710621753024574848&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/5710621753024574848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/5710621753024574848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/12/menikah-penjara-wihiy.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/R2kIIjUy2JI/AAAAAAAAADI/yUj_jU0twWo/s72-c/Org2+Jawa+yang+aneh+02.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-5752785556886351305</id><published>2007-10-16T01:00:00.000+08:00</published><updated>2007-10-16T01:07:58.128+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Meaningless Ied Mubarak&lt;br /&gt;Sepotong Memori tentang Eyang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA merasa dari tahun ke tahun hari raya Idul Fitri semakin tidak berarti. Terdapat pergeseran makna yang signifikan bagi jiwa saya. Satu hal yang pasti saya kehilangan kemeriahannya dari tahun ke tahun. Hari raya Idul Fitri beberapa tahun terakhir mungkin hanya berarti cuti panjang dari rutinitas pekerjaan yang menyesakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya kecil, Idul Fitri berarti bertemu eyang putri, eyang kakung, pakde, bude, sepupu-sepupu, baik yang saya kenal dekat maupun yang hanya saya lihat setahun sekali saat lebaran. Rasanya selalu tak sabar menunggu hari itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sesudah salat Ied kami sekeluarga selalu berangkat ke rumah eyang. Senang sekali. Satu hal yang saya benci hanya AC taksi yang selalu membuat saya ingin muntah. Maklum sejak dulu kami sekeluarga tak pernah mampu membeli mobil. Saya mengingat dulu saya lebih senang naik becak ketimbang naik kendaraan apapun. Metro mini sering ngebut, sedangkan taksi memiliki bau yang tak enak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergeseran mulai terjadi saat eyang putri wafat bertahun lalu. Saya masih SD saat itu. Usia saya bahkan kurang dari sepuluh tahun. Mungkin baru enam tahun. Saya mengingat kepergian eyang sebagai sesuatu yang sangat menyakitkan. Saya tidak rela ditinggal eyang. Sosok yang begitu menyayangi saya. memahami saya. Mengingatnya kini bahkan rasanya masih sesakit dulu. Saya ingat saya menangis histeris saat saya sadar eyang tidur dan tidak akan pernah bangun lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak akan pernah lagi membawa saya dan “memamerkan” saya pada teman-temannya yang saya ingat sebagai sekelompok orang-orang tua yang begitu baik dan penyayang. Ia tak akan pernah lagi memberikan saya beberapa butir cokelat Van Houtten saat saya kangen rumah kala menginap di rumah eyang. Ia tak akan pernah lagi mengikat rambut panjang saya dengan pita merah. Ia tak akan pernah lagi mengajak saya jalan-jalan sore hari di sekitaran jalan Sanjaya yang lengang dan dinaungi pepohonan rindang. Tak akan pernah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eyang putri adalah seseorang yang saya ingat begitu memahami saya. Hanya dia yang merestui saya memiliki rambut panjang kala semua bude-bude mencela pilihan tersebut. Mungkin kalau saat ini eyang masih ada, dia akan menjadi oase kala saya gundah dengan sejuta masalah yang menghimpit. Hhh…saya rindu eyang putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kepergian eyang tahun itu, Idul Fitri terasa berbeda. Eyang kakung adalah seorang yang sangat menyenangkan. Dia memperkenalkan saya pada kecintaan terhadap membaca. Setiap pagi eyang kakung selalu mengajak saya ke ruang kerjanya yang dipenuhi berbagai buku. Ia membaca koran di sana. Mengkliping berbagai berita penting. Meraut pensil untuk membuat beberapa catatan. Ia menghabiskan waktu beberapa jam di sana. Dengan tekun membaca sesuatu. Eyang memberi contoh bagi cucunya yang blingsatan seperti mercon macam saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi laki-laki tak akan bertahan tanpa perempuan yang dicintainya dan telah menemaninya selama berpuluh tahun. Setelah eyang putri pergi, eyang kakung mulai dihinggapi penyakit lupa. Ia pun menjadi pikun. Ia tak lagi bisa menemani saya ke ruang kerjanya membaca sesuatu. Saya kangen eyang kakung yang rajin membaca,rajin bercerita, dan mampu menjelaskan banyak hal yang menjadi rahasia alam bagi saya. Kecintaan dan kekaguman pada eyang mungkin yang membuat saya selalu jatuh cinta pada laki-laki cerdas yang mampu menjelaskan banyak hal pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah eyang kakung mulai pikun, tak banyak lagi orang-orang yang datang saat lebaran tiba. Kami sekeluarga pun mulai datang agak siang ke rumah eyang. Saya pun mulai jarang berjumpa dengan bude, pakde, dan para sepupu. Mereka tak pernah tinggal lama di rumah eyang sejak eyang kakung mulai pikun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan semakin berubah saat sepupu saya mulai menikah. Satu per satu dari mereka menikah dan semakin jarang bertemu. Rumah eyang kakung tak lagi menjadi persinggahan utama bagi mereka. Semakin lengang rumah jalan Sanjaya II No. 87. Saya mulai kehilangan, tetapi mulai menerimanya sebagai sesuatu yang given. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lengangnya rumah eyang saat lebaran, semakin kehilangan juga saya pada keceriaan hari lebaran. Saya mulai pasang jarak pada keluarga besar ayah. Keramahan yang saya tunjukkan tak lebih dari basa-basi semata. Begitu beranjak dewasa, karakter saya yang keras semakin jelas terlihat. Saya mulai sulit tersenyum pada orang yang tidak saya sukai. Dan jumlahnya mulai bertambah dari tahun ke tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini saya tak hanya kehilangan keceriaan hari lebaran, tapi juga ketenangan di dalamnya. Saat hari lebaran tiba hati saya justru jadi susah, karena memikirkan harus bertemu muka dengan paling tidak dua orang keluarga ayah. Sebagai anak sulung saya tak pernah bisa menolak hadir meski saya rasanya ingin lari. Saya rela membayar apapun untuk sekadar melarikan diri dari keharusan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini hari raya Idul Fitri tetap menjadi momen indah bagi saya setiap tahun. Artinya memang telah bergeser, tapi ada yang tak pernah bergeser. Rasa tenang dan bahagia saat mendengar takbir di malam lebaran. Ketenangan yang tak pernah tergantikan. Hal yang hanya bisa saya dengar dua kali dalam setahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat salat Ied kini menjadi satu-satunya ritual yang saya tunggu saat lebaran. Selebihnya, tidak ada. Tidak ketupat, tidak kue lebaran, tidak pertemuan dengan keluarga ayah. Saya pun kehilangan kemampuan untuk memaafkan semua orang. Kini ada hal yang begitu sulit saya maafkan meski saya begitu ingin. Bagi saya lebaran kini nyaris tak ada artinya lagi. Hari fitri saat semua orang bersilaturahmi dan saling memaafkan tak lebih dari sebuah slogan iklan di televisi bagi saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran kini menjadi hari yang sangat sepi bagi saya. Saya menunggu keceriaan itu kembali lagi, dan saya yakin hal itu akan kembali. Saat hati saya kembali mencair.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-5752785556886351305?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/5752785556886351305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=5752785556886351305&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/5752785556886351305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/5752785556886351305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/10/meaningless-ied-mubarak-sepotong-memori.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-3287498009951597020</id><published>2007-10-14T00:51:00.000+08:00</published><updated>2007-10-14T00:55:13.696+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sabar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran seharusnya seperti embun yang akan menetes setiap fajar datang menyapa&lt;br /&gt;Tapi amarah datang seperti terik matahari yang garang&lt;br /&gt;Menyesap habis setiap tetes embun&lt;br /&gt;Entah kapan sinar matahari ini akan meredup&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-3287498009951597020?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/3287498009951597020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=3287498009951597020&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/3287498009951597020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/3287498009951597020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/10/sabar-kesabaran-seharusnya-seperti.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-1760948947609041626</id><published>2007-09-10T11:53:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T15:14:04.648+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RuTtSuBmp5I/AAAAAAAAACc/8cVrC-M4w0k/s1600-h/sheep2kecil1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RuTtSuBmp5I/AAAAAAAAACc/8cVrC-M4w0k/s200/sheep2kecil1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108468783193171858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Uninspiring Leadership (Uninspiring Leadersheep)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi pemimpin tak sesederhana yang dipikirkan orang. Menjadi leader sangat berbeda dengan menjadi bos. Bos bisa jadi hanya cukup perintah sana sini. Tapi menjadi leader berarti menjadi “pemandu” sekaligus sumber semangat yang tak ada habisnya bagi mereka yang dipandu. Dalam benak saya menjadi pemimpin berarti menjadi suar dalam perjalanan sebuah organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen sebuah organisasi sudah selayaknya menjadi pemimpin yang mampu memberi inspirasi bagi “anak buah” kalau itu memang kata yang tepat. Sebuah manajemen harus memiliki wibawa dan kecerdasan. Dengan konsep yang ada di benak saya, manajemen dalam organisasi tempat saya bergabung menjadi sangat tidak berwibawa dan cerdas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memberlakukan berbagai peraturan yang tidak seharusnya mereka berlakukan. Memberlakukan sederet kebijakan itu sama saja dengan mencoreng wajah sendiri dengan arang. Bunuh diri. Saya bisa menyebut sederet hal bodoh yang mereka lakukan. Pertama dan yang paling tolol adalah mengunci salah satu toilet dengan dalih memberikan efek jera. Sungguh sangat tolol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal mulanya ada oknum yang dengan joroknya membiarkan ampas kehidupannya mengambang di toilet. Tak mampu menemukan cara yang tepat untuk menghukum pelakunya, manajemen memutuskan untuk mengunci kamar mandi terluas dan tiga kamar mandi yang ada. Akhirnya penduduk di lantai tiga dan empat harus mengantri di toilet mungil yang berada di lantai empat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang manajer yang ikut nimbrung saat makan siang menyatakan bahwa hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku yang hingga kini tetap misteri. “Pada akhirnya semua akan susah kalau ada satu orang yang melakukan sebuah kesalahan,” begitu kata si manajer. Saya tidak menemukan logika berpikir yang jelas di sini, apalagi aksi penguncian tersebut tidak diikuti dengan penjelasan yang yang pantas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan besar yang menggantung di otak saya adalah: Apakah setelah aksi penguncian toilet yang belum berakhir hingga kini tidak akan ditemukan lagi ampas kehidupan atau hal lain yang mengambang di kamar mandi? Saya tidak yakin dengan hal tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya menjaga kebersihan toilet adalah kewajiban setiap orang. Kalaupun terjadi pelanggaran, harus ditemukan cara yang bijaksana dan efektif untuk mengatasinya. Bukannya dengan mengambil jalan pintas dengan mengunci salah satu toilet. Hal itu bukan saja tidak mengatasi masalah, tetapi yang lebih parah tindakan ini hanya mengotori wajah manajemen yang memang sudah kotor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit rasanya berharap anggota organisasi akan menaruh hormat kepada manajemen. Kalaupun mereka tidak membantah atau mendemo peraturan yang dikeluarkan, hal itu semata-mata karena unsur kepraktisan dan ketakutan gaji tidak keluar bulan depan. Mau makan apa anak dan istri di rumah kalau gaji yang diandalkan untuk menjalankan roda perekonomian keluarga tidak cair. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum reda masalah toilet, salah seorang utusan manajemen sudah mulai mencoba mendiskusikan tentang pelarangan Yahoo Messenger! dan situs Friendster. Alasan yang digunakan adalah menurunnya efektivitas kerja karyawan karena mereka asik ber-ym ria dengan teman-temannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu buah pikiran yang menurut saya juga kurang bijaksana dan cerdas. Sudah menjadi rahasia umum bila manajemen perusahaan kecil lebih senang mengkambinghitamkan Yahoo Messenger atas ketidakefektifan karyawannya ketimbang bersusah payah mencari akar permasalahannya. Mereka tidak mau pusing bertanya “mengapa karyawan saya lebih senang menghabiskan waktu berjam-jam untuk chatting ketimbang mencoba berusaha menampilkan prestasi yang baik?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya kalau efektivitas kerja menurun, pasti ada hal besar yang menjadi penyebabnya. Yahoo Messengger, Friendster, atau apapun yang dianggap bersalah hanya menjadi ekses dari masalah yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menduga salah satu akar masalahnya adalah sistem reward and punishment yang tidak dijalankan dengan benar dan adil. Menurut saya bila hal tersebut telah dijalankan dengan benar dan adil, angka efektivitas kerja tentunya akan meningkat secara signifikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam sebuah organisasi sistem reward and punishment tidak dilakukan dengan benar dan adil, rasanya sulit berharap efektivitas kerja akan meningkat. Buat apa mereka mencurahkan pikiran dan tenaganya bila apa yang mereka dapat sama dengan seseorang yang hasil kerjanya kacau dengan kedisiplinan yang sangat minim. Kalau seperti kondisinya, hanya ada dua kemungkinan pada wajah grafik efektivitas kerja. Menurun atau stagnan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu diperlukan kepemimpinan yang cerdas dan humble yang mau bersusah payah mencari akar sebuah permasalahan dan solusi yang bijak. Hanya dengan itu sebuah kepemimpinan akan berdiri tegak dan dihormati tanpa mengemis untuk itu. Jadilah pemimpin yang inspiratif, bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iseng pas nemenin seto latian di SPH Karawaci&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-1760948947609041626?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/1760948947609041626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=1760948947609041626&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1760948947609041626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1760948947609041626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/09/uninspiring-leadership-menjadi-pemimpin.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RuTtSuBmp5I/AAAAAAAAACc/8cVrC-M4w0k/s72-c/sheep2kecil1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-3045794558975889072</id><published>2007-08-27T16:32:00.000+08:00</published><updated>2007-09-10T15:41:08.880+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RuT0d-Bmp9I/AAAAAAAAAC4/lZkCWSwSBVQ/s1600-h/23183493.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RuT0d-Bmp9I/AAAAAAAAAC4/lZkCWSwSBVQ/s200/23183493.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108476673048094674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ujung Kehidupan Si Lajang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan lajang perempuan itu akan segera berakhir. Kebahagiaan menyongsong sebuah pernikahan menyaput dirinya. Mengerjakan detail pernikahan yang rumit menjadi kesenangan tersendiri baginya dalam dua bulan ini. Namun di tengah kebahagiaan yang dirasakannya, desir kekhawatiran membelai hatinya perlahan. Awalnya perasaan itu tak dirasakannya dengan jelas, tapi kehadirannya mulai terasa makin jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini hidupnya penuh kebebasan. Tidak pernah ada batasan yang jelas untuk setiap sepak terjangnya. Satu-satunya batasan adalah kesenangannya sendiri. Suka suka hatiku senang. Kamar berantakan, dia cuek. Baju kusut, dia tak peduli. Sabun dan shampo habis, dia nyolong dari kamar mandi ibu. Kaus kaki tak dicuci tiga bulan. Mandi sehari sekali. Biasa makan di warung atau jajan Indomie. Menghindari semua orang yang tak ingin dijumpainya. Hanya memiliki satu hati dan satu wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia perempuan malam yang mengakrabi kegelapan. Jalan-jalan seorang diri ke tempat yang diinginkan. Pulang ke rumah semalam yang ia mau. Tak mengabari siapapun soal keberadaannya, termasuk kepada ibu. Menyesap cappuccino dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun yang ia mau. Ngobrol semalam suntuk dengan sahabat dan selingkuhan yang membuat tagihan ponselnya membengkak.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan mendatang, ia tak lagi seorang lajang. Dia akan menjadi perempuan bersuami dengan keterikatan dan kebebasan yang berbeda. Hal-hal yang mengikat telah menghadang di depan matanya. Ia gentar menghadapi sebuah “penjara” indah dengan semua aturannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamar tidurnya tak lagi boleh berantakan. Ia harus mulai belajar peduli pada kebutuhan suaminya kelak. Tidak ada lagi sabun dan shampo yang bisa ia curi. Harus mulai belajar masak kalau tidak ingin dikomplain suami dan mertua. Harus lebih teratur dalam banyak hal. Harus...harus...harus. Teratur...teratur...teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karirnya sebagai perempuan malam juga akan segera tamat. Tidak bisa lagi ia mengakrabi malam seperti sebelumnya. Tidak ada lagi cerita ngopi-ngopi dengan para selingkuhan kalau tidak mau tertimpa talak dari suami yang murka. Jangan harap bisa menghilang begitu saja tanpa memberi kabar kalau tidak ingin dikunciin sama pasangan. Kemana-mana harus laporan seperti tahanan kota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Lajang juga harus belajar menghadapi orang-orang yang tak ingin ia jumpai dan akrabi. Ia harus mulai belajar menggandakan wajahnya. Tantangan yang rasanya enggan ia taklukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang ia ucapkan setiap saat adalah semoga ia tak harus mengalami kebusukan hati dan kekerdilan jiwa gara-gara pekerjaan berat menjadi istri orang. Moga-moga menikah tidak seburuk yang ia bayangkan. Semoga pernikahan akan membawa kedamaian jiwa. Semoga ia pernah mengalami orgasme, paling tidak sekali dalam pernikahan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawa kembali berderai dari bibir Si Lajang. Semangat mempersiapkan kembali menyala meski apinya tidak berkobar. Si Lajang kembali menjalani hidupnya menuju akhir kehidupannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-3045794558975889072?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/3045794558975889072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=3045794558975889072&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/3045794558975889072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/3045794558975889072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/08/ujung-kehidupan-si-lajang-kehidupan.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RuT0d-Bmp9I/AAAAAAAAAC4/lZkCWSwSBVQ/s72-c/23183493.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-2013267855470232760</id><published>2007-08-01T17:32:00.000+08:00</published><updated>2007-08-01T18:18:49.968+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GURU...RIWAYATMU KINI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pagi-pagi biasanya, saya membuka hari dengan mendengarkan kekonyolan Arie Daging dan Dedi Mahendra Desta di Putus (Ayo Main yang Bagus). Tapi hari ini mereka tidak sedang melucu. Daging sedang membahas soal guru dan dia menemukan sebuah artikel dari debritto.net. Berikut ini adalah artikel tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menunggu Kematian Guru&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh Prih Adiartanto, Ag&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ada hal menarik ketika saya menugasi siswa menggambarkan sosok guru saat membahas materi menulis deskripsi dalam pengajaran di kelas. Sejumlah besar siswa mendeskripsikan guru seperti sosok Oemar Bakri dengan tas hitam, sepeda kumbang, lengkap dengan atribut kesederhanaan, layaknya lirik lagu Iwan Fals itu. Sejumlah siswa lain mendeskripsikan sosok Sarmun, guru nyambi tukang ojek yang pernah diperankan pelawak Basuki dalam sebuah sinetron. Sementara sebagian kecil siswa menggambarkannya sesuai syair Himne Guru baris terakhir: Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tentu saja anak-anak muda yang saya hadapi ini tidak bermaksud guyonan apalagi mengejek. Berbagai persoalan yang dihadapi guru-guru Indonesia hampir setiap hari menghiasi media massa dan setiap istirahat mereka santap di ruang koran atau perpustakaan. Gaji dan tunjangan hidup yang rendah, profesionalitas yang semakin luntur, sampai penghargaan dan status sosial guru yang semakin merosot di mata masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidak bisa dipungkiri, citra dan wibawa guru pada masa kolonial lebih tinggi dibandingkan dengan guru sekarang ini. Masa itu, guru adalah profesi yang sangat diidam-idamkan. Soedarminto (1998) mengilustrasikan seorang ibu guru menerima gaji 40 gulden, padahal seorang inlander hanya perlu segobang (2,5 sen) untuk hidupnya. Tak heran jika sekolah keguruan menjadi incaran lulusan sekolah terbaik. Di samping fasilitas dan kemudahan yang diperoleh, status guru akan membawanya menuju strata atas dalam kelas masyarakat. Tidak sedikit guru yang kemudian sampai di puncak sebagai pimpinan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Para founding fathers negeri ini pun sebagian besar adalah guru atau setidaknya mengawali kariernya sebagai guru. Sukarno, Presiden pertama RI, pernah menjadi guru semasa pengasingannya di Bengkulan (sekarang Bengkulu). Begitu pula dengan Mohammad Natsir, Perdana Menteri Indonesia pada masa peralihan, adalah guru dan perintis berdirinya sebuah sekolah di Bandung. Soedirman dan A.H. Nasution adalah jenderal-jenderal yang pernah pula menjadi guru. Soedirman adalah guru dan kepala salah satu HIS di Cilacap, sedangkan A.H. Nasution pernah menjadi guru di Bengkulu dan kepala sekolah di Muara Dua, Palembang Hulu. Tidak dapat disangkal pula di antara tokoh-tokoh itu masih ada RM Soewardi Soerjaningrat atau lebih dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara dan KH Ahmad Dahlan, seorang guru yang kiai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis, jika di masa lalu sekolah keguruan menjadi incaran siswa-siswa berprestasi, sementara IKIP/FKIP beberapa tahun terakhir sedikit sekali dilirik calon mahasiswa. Nama IKIP pun disinyalir tak layak jual lagi, maka berbondong-bondonglah IKIP mengubah diri menjadi universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis pula, jika di masa lalu seorang guru bisa berpenghasilan 40 gulden sebulan, sementara sekarang guru yang mengharap kenaikan gaji atau tunjangan harus berdemo rame-rame ke gedung DPR, mogok mengajar, atau lebih parah lagi harus ngojek atau jadi tukang batu di sela-sela waktu luangnya. Sebuah surat kabar beberapa waktu lalu bahkan secara jelas memberitakan 70 persen pendidik swasta bergaji di bawah UMR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar jika kemudian tak ada satu pun dari sekian anak muda yang saya hadapi di kelas itu secara tegas mengatakan atau setidaknya berniat menjadi guru. Hampir sebagian besar siswa justru secara eksplisit menulis ketidakinginannya. Ad Maiorem Dei Gloriam (untuk kemuliaan Tuhan yang lebih besar) yang disingkat AMDG sebagai spirit sekolah pun di-pleset-kan menjadi Aku Moh Dadi Guru (aku tidak mau jadi guru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutu pendidikan Indonesia rendah. Hasil survei PBB tahun 2002 menunjukkan bahwa dari 180 negara, Indonesia berada pada posisi 102. Ketika mutu pendidikan dinilai rendah, maka sasaran tembak pertama adalah guru. Guru sebagai pelaku utama pendidikan adalah kambing hitam persoalan. Berbagai dakwaan muncul: guru tidak profesional, guru tidak bertanggung jawab mengajar tapi justru nyambi cari objekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru sendiri yang serba sulit -di satu sisi mencoba menjalankan tugasnya dan di sisi lain mencoba berjuang agar dapurnya tetap ngebul- ganti berteriak, bahwa kurikulum terlalu berat sementara penghasilannya sebagai guru tidak mencukupi. Alhasil, bongkar pasang kurikulum bukan hal asing di negeri ini. Bahkan sampai muncul pameo: ganti menteri pasti ganti kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kurikulum demikian berat membebani guru dan siswa, sementara guru masih disibukkan dengan administrasi pengajaran dan mencari kerja sambilan; bagi siswa yang berlebih dana akan lari ke lembaga-lembaga bimbingan belajar. Ketika lembaga bimbingan belajar menjanjikan cara-cara gampang dan instan untuk mengerjakan suatu hal, siswa akan lebih menaruh minat dan respek pada lembaga itu daripada kepada sekolah atau guru. Lalu, bagaimana dengan mereka yang kekurangan dana? Hasilnya adalah sinyalir beberapa pakar pendidikan yang menyatakan bahwa kurikulum saat ini hanya bisa diikuti tidak lebih dari 10 persen siswa seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru semakin terpinggirkan. Sementara persoalan pendidikan (mengajar) bukan sekadar transfer pengetahuan (knowledge), tetapi juga nilai-nilai (value) dan keutamaan-keutamaan hidup. Bagaimana pula ketika tawuran, kekerasan menjadi pilihan ekspresi anak sekolah? Lagi-lagi guru menjadi kambing hitam persoalan, karena pendidikan budi pekerti tidak jalan. Seperti lingkaran setan dan semuanya bermuara pada guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana soal dana pendidikan? Alokasi anggaran sektor pendidikan dalam APBN masih lebih rendah dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Asia. Tahun 2000, alokasi anggaran pendidikan Indonesia hanya 6,3 persen dari APBN, sementara Singapura, Thailand, dan Korea Selatan sudah sampai pada angka 20 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin segar sebenarnya berhembus ketika menyimak amanat amandemen keempat UUD'45 pasal 31 yang menyatakan bahwa dana pendidikan Indonesia sebesar 20 persen dari total APBN. Tetapi apa mau dikata jika beberapa waktu kemudian di kalangan wakil rakyat pun belum tercapai kesepahaman angka 20 persen itu. Lebih parah, harus dibilang dengan apa lagi jika ternyata banyak terjadi kebocoran dana di lingkungan pendidikan sebagaimana ditemukan BPK hasil pemeriksaan semester I tahun 2002?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era otonomi daerah (pendidikan) sekarang ini, pengambil kebijakan soal dana, tunjangan kesejahteraan guru lebih banyak dipegang oleh pemerintah daerah (pemda). Akan terpecahkankah keresahan guru selama ini jika potensi masing-masing daerah Indonesia berbeda? Bagaimana pula menyikapi pemda yang birokratis, membatasi sekat-sekat wilayah ruang gerak guru sehingga otonomi justru menghasilkan pengkotak-kotakan guru itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping kurikulum dan dana, gurulah yang menjadi pokok persoalan pendidikan di Indonesia. Seorang rektor perguruan tinggi di Jakarta beberapa waktu lalu menilai bahwa guru Indonesia belum menjadi guru cendekiawan karena guru-guru Indonesia tidak dididik untuk menjadi seorang cendekiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Direktur Pembina Tenaga Kependidikan dan Keterampilan Perguruan Tinggi Depdiknas menambahkan bahwa kebanyakan guru Indonesia merasa sudah cukup puas dengan mengajar di kelas dan tidak berusaha meningkatkan kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akar persoalan bisa ditelusuri: bagaimana guru mencapai kompetensi optimal jika pilihan masuk lembaga keguruan sudah alternatif yang kesekian? Bagaimana pula guru bisa mengoptimalkan profesionalitasnya jika energinya harus terbagi untuk bersiasat memenuhi kebutuhan hidup? Beban kerja minimal seorang guru adalah 24 jam per minggu dan di luar itu mereka masih harus mengerjakan tugas-tugas akademik (mengoreksi pekerjaan/tugas siswa), melakukan tugas- tugas pendampingan (membimbing kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan pembinaan lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak wajar jika tugas mengajar per jam dihargai maksimal Rp 10.000 sehingga didapat Rp 168.000 (per minggu = sebulan untuk hitungan gaji guru), ditambah dengan tunjangan Rp 75.000; maka penghasilan seorang guru tidak tetap Rp 315.000 per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana guru bisa hidup jika untuk memenuhi kebutuhan dasar (basic need) yang layak bagi seorang guru bujang adalah Rp 960.000 per bulan, dan Rp 1,4 juta untuk mereka yang sudah menikah tetapi belum punya anak? Meneriakkan pentingnya profesionalitas guru menyangkut kualifikasi dan kompetensi tentu tidak bisa meniadakan faktor gaji dan kesejahteraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang diperlukan guru saat ini adalah pemberian kesempatan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas, serta peningkatan kesejahteraan sampai pada taraf di mana guru tidak perlu lagi membagi konsentrasi dan energinya ke hal-hal lain selain pada fungsi "mendidik"-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat sekolah tidak berfungsi sebagaimana mestinya, Roem (2001) menyebutnya sebagai sekolah sudah mati. Lalu, harus dikatakan dengan apa jika guru pun sudah tidak berperan sebagaimana mestinya? Menjadi terlalu kasar jika kemudian dikatakan guru sudah mati. Tetapi bukan tidak mungkin jika persoalan yang menimpa guru di negeri ini tidak kunjung terpecahkan, Oemar Bakri atau pak guru Sarmun tak lagi punya sepeda kumbang atau motor ojek. Kedua kendaraan itu sudah digadaikan untuk membiayai pengobatan sakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara mereka berdua tak kunjung sembuh, bahkan sekarat tergeletak tak berdaya di balai-balai menunggu ajal! Bukan tidak mungkin pula Himne Guru yang megah dan syahdu itu berangsur-angsur berganti menjadi lagu requiem yang menyayat kalbu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Sumber:www.debritto.net)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-2013267855470232760?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/2013267855470232760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=2013267855470232760&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/2013267855470232760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/2013267855470232760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/08/guru.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-1825304371601569661</id><published>2007-07-30T11:21:00.000+08:00</published><updated>2007-08-01T18:42:39.102+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RrBjcPsEqzI/AAAAAAAAACM/fc3dePFQWtc/s1600-h/loro+blonyo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RrBjcPsEqzI/AAAAAAAAACM/fc3dePFQWtc/s200/loro+blonyo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093680515454905138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERNIKAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya sedang mempersiapkan pernikahan saya dengan seseorang yang selama lebih dari lima tahun menemani saya. Banyak hal yang kami lewati bersama. Manis, getir, asam, asin. Semua rasa pernah kami cicipi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, mempersiapkan sebuah pernikahan ternyata sama rumitnya dengan menjalani hubungan itu sendiri. Bikin sakit kepala, sakit hati, dan sakit gigi (Hhh...). Mulai dari menentukan orang-orang yang terlibat, mencari konsep acara, menghadapi tuntutan kelurga, sampai memilih warna yang pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya ke Jogja untuk bertemu dengan seseorang yang akan merias saya nanti. Dan dimulailah kebingungan ini. Si perias ini - ibu Kinting - mengusulkan warna hijau botol  untuk kebaya pengantin saat resepsi. Sejujurnya saya suka warna itu. Calon suami dan calon mertua juga sangat suka warna itu. Tapi begitu balik ke Jakarta semua orang bilang warna itu jelek. Bikin kulit gelap lah, bikin wajah saya terlihat tua lah. Tanggapan mereka membuat saya jadi bingung dan tidak yakin dengan pilihan saya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sulit mencari warna tema yang memuaskan semua orang. Banyak yang mengusulkan warna merah maroon dan emas. Tapi saya tidak terlalu sreg karena warna itu kurang tegas. Saya justru merasa warna itu akan membuat saya terlihat kusam dan kurang cerah. Hingga saat saya menyelesaikan postingan ini saya tetap belum yakin warna apa yang cocok untuk pernikahan saya. *sigh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-1825304371601569661?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/1825304371601569661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=1825304371601569661&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1825304371601569661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1825304371601569661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/07/pernikahan-sekarang-saya-sedang.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RrBjcPsEqzI/AAAAAAAAACM/fc3dePFQWtc/s72-c/loro+blonyo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-3676731172989795145</id><published>2007-07-20T18:35:00.000+08:00</published><updated>2007-07-20T18:38:17.109+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SEKAR AYU D. K. D.&lt;br /&gt;690401099Y&lt;br /&gt;KONSTRUKSI OTOBIOGRAFI TERHADAP PERSONAL BRAND &lt;br /&gt;Sebuah Analisis Framing terhadap Konstruksi Personal Brand&lt;br /&gt;(Studi kasus: Konstruksi Personal Brand Anton Medan)&lt;br /&gt;x + 104 halaman + 15 lampiran + Daftar Pustaka: 21 buku, 7 artikel dan jurnal online, 3 surat kabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ABSTRAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan mengeluarkan banyak uang untuk membangun merek dan citra produk di benak calon konsumen. Karena orang-orang cenderung membeli sesuatu berdasarkan merek atau nilai semu yang terlihat dari merek tersebut. Salah satu contohnya adalah Volvo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek Volvo menjanjikan sebuah keamanan bagi kita dan keluarga. Meskipun harganya lebih mahal dari harga mobil lainnya, tetapi ada nilai keselamatan di dalamnya. Seseorang bersedia membayar lebih untuk itu. (www.i-identified.com) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek dapat diartikan sebagai sebuah nama dimana sederet asosiasi dan keuntungan melekat pada pikiran konsumen. Nama ini dapat berupa produk, jasa, perusahaan atau bahkan individu (Bhalotia). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya merek adalah sebuah tanda untuk mengenali sesuatu. Sebuah kualitas unik yang menjanjikan sebuah nilai tertentu yang membedakan seseorang atau perusahaan dari pesaingnya. Karenanya setiap orang yang ingin mengembangkan mereknya harus yakin dengan mereknya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personal branding lebih dari sekadar personal marketing. Hanya dengan mengetahui siapa diri kita sebenarnya dan secara konsisten menghidupkan brand tersebut, seseorang mampu dan meraih tujuan profesionalnya. Dengan demikian, personal branding merupakan suatu cara untuk mengkomunikasikan identitas seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nitish Bhalotia (2004) melakukan sebuah penelitian yang berjudul Branding “Me Inc”. Penelitian ini membahas tentang personal brand dengan studi kasus personal brand milik Sachin Tendulkar, seorang atlet kriket India. Penelitian ini berusaha mengembangkan penelitian yang telah dilakukan oleh Bhalotia tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian bertujuan untuk menganalisis konstruksi personal brand yang dibangun oleh seorang mantan narapidana melalui biografi dirinya. Selain itu penelitian ini juga mencari ciri yang membedakan antara personal brand yang dibangun oleh anggota masyarakat yang memiliki citra negatif dengan personal brand yang dibangun anggota masyarakat yang memiliki citra positif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meneliti bahasan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif evaluatif dengan pendekatan studi kasus tunggal yang bersifat eksploratoris dan deskriptif. Data primer penelitian ini adalah otobiografi Anton Medan. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan model framing milik Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal brand yang dibentuk oleh anggota masyarakat yang memiliki citra negatif berisi pembelaan diri dari stigma yang diberikan oleh masyarakat. Personal brand tersebut juga memposisikan seseorang tersebut sebagai korban.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-3676731172989795145?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/3676731172989795145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=3676731172989795145&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/3676731172989795145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/3676731172989795145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/07/sekar-ayu-d.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-7293692155146988566</id><published>2007-06-08T14:25:00.000+08:00</published><updated>2007-06-08T14:39:53.405+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Waktu itu sempet bikin tulisan buat temen tentang temen saya. Ini dia tulisannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rmj5TVTKdlI/AAAAAAAAACE/PYc5Xz3_RQ8/s1600-h/female_basketball_player.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rmj5TVTKdlI/AAAAAAAAACE/PYc5Xz3_RQ8/s200/female_basketball_player.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5073579090763216466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AKU DAN BASKET&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku olahraga lebih dari sekadar aktivitas untuk menjaga kesehatan. Olahraga telah menjadi oksigen bagi hidupku. Aku mulai main basket sejak SMP dan aku mulai menjadi pemain basket serius dan bergabung di klub saat SMA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena basket atau bukan, yang jelas aku lebih banyak memiliki teman laki-laki ketimbang perempuan dan mereka super jahil. Mereka seperti tidak memandangku sebagai perempuan. Para laki-laki yang baru puber ini sibuk mengerjaiku dengan cara mereka yang kekanak-kanakan. Tapi aku menikmatinya karena aku nyaman bermain bersama mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pemain basket lainnya, aku benar-benar tidak peduli pada penampilan. Aku sangat mencintai t-shirt dan celana pendek. Pergi kemanapun aku merasa nyaman mengenakan kaus dan celana pendek dengan sandal jepit. Aku juga memotong pendek rambutku. Di samping karena aku memang menyukai potongan rambut pendek, itu juga aku pilih karena unsur kepraktisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya dandanku masih tetap sama sampai akhirnya aku kuliah dan bertemu dengan seseorang. Pelan tapi pasti dia mengubah aku. Sama seperti aku, dia juga pemain basket. Cuma dia itu dandy banget. Masih tetap pakai celana robek-robek seperti cowok lain tapi padu padannya selalu pas. Aku selalu merasa seperti pembantu yang jalan sama majikannya kalau nge-date sama dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sendiri tidak pernah meminta aku dandan. Dia bisa menerima aku apa adanya. Cuma aku tahu pasti sebenarnya dia juga pengen lihat aku lebih feminin. Akhirnya aku mulai belajar tampil lebih feminin. Aku mulai membiarkan rambutku panjang. Aku juga mulai berdandan dan memilih pakaian yang lebih feminin dan mulai menanggalkan celana pendek dan kaus kesayanganku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan dalam penampilanku tidak mengubah kegaranganku di lapangan. Aku tetap bermain total saat di lapangan. Kalau sudah di lapangan dan berhadapan dengan lawan, aku sama sekali tidak memperhatikan penampilan. Yang penting bagaimana mencetak angka dan meraih kemenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi begitu keluar dari lapangan aku akan menjelma menjadi perempuan yang feminin dan modis. Kalau dibandingkan dengan teman-teman basketku yang lain, aku memang terlihat paling modis. Tapi perubahan ini juga sempat membawa hal tidak mengenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu aku tidak mendapat surat panggilan dari Pelatnas, tapi aku dipanggil secara khusus oleh sang pelatih untuk ikut seleksi Pelatnas. Sikap pelatih padaku juga sangat baik. Hal ini menimbulkan berbagai gosip beredar. Mereka menyangka aku menggoda pelatih sehingga aku bisa ikut seleksi Pelatnas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gosip itu benar-benar membuatku jengah. Tapi aku tetap cuek seperti biasanya, toh itu cuma gosip murahan yang sama sekali tidak benar. Lambat laun gosip itu berlalu. Cuma sekarang aku melihat beberapa perubahan pada teman-teman basketku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan mereka tidak lagi secuek dulu. Teman-temanku mulai memperhatikan penampilan mereka. Hmm..aku seperti melihat perubahanku beberapa waktu yang lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-7293692155146988566?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/7293692155146988566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=7293692155146988566&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7293692155146988566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7293692155146988566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/06/waktu-itu-sempet-bikin-tulisan-buat.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rmj5TVTKdlI/AAAAAAAAACE/PYc5Xz3_RQ8/s72-c/female_basketball_player.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-4911957806744869822</id><published>2007-05-30T19:59:00.000+08:00</published><updated>2007-05-30T20:19:16.038+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl1rD9chVzI/AAAAAAAAABs/6tOytDEn5W4/s1600-h/Golden-Puppy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl1rD9chVzI/AAAAAAAAABs/6tOytDEn5W4/s200/Golden-Puppy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070326471267014450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HE DID IT AGAIN!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang ada kata-kata yang kita tahu maksudnya baik, tapi hati tetap terluka mendengarnya. Kenapa dia harus bilang begitu. Saya tahu maksud dia baik, tapi dia tidak bisa mencegah hati saya untuk terluka mendengarnya. Untuk kesekian kali saya terluka dan menangis karena dia. Why? (Pertanyaan jijay yang cuma menunjukkan kelemahan hati gue). Should I marry him?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-4911957806744869822?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/4911957806744869822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=4911957806744869822&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/4911957806744869822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/4911957806744869822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/05/he-did-it-again-kadang-ada-kata-kata.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl1rD9chVzI/AAAAAAAAABs/6tOytDEn5W4/s72-c/Golden-Puppy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-8584010327904905035</id><published>2007-05-29T12:23:00.000+08:00</published><updated>2007-05-30T19:58:17.664+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl1mvNchVyI/AAAAAAAAABk/wKGtrisiMYg/s1600-h/Ay.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl1mvNchVyI/AAAAAAAAABk/wKGtrisiMYg/s200/Ay.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070321716738217762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENAKLUKAN DIRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya menaklukan diri sendiri adalah salah satu hal dari sekian banyak target yang belum berhasil saya selesaikan. Susah banget mengalahkan diri saya sendiri. Merendahkan hati, melunakkan pemikiran, dan menurunkan ekspektasi saya pada segala hal. Sampe sekarang saya masih Ayu yang keras kepala, keras hati, tidak pemaklum, dan tidak mau mengalah terhadap banyak hal. Saya juga orang yang kadang sering menyalahkan keadaan dan orang lain saat keinginan saya tidak tercapai. Saya juga masih Ayu yang ngos-ngosan mengejar sesuatu yang kadang tidak signifikan. Saya juga masih makhluk yang selalu terlihat ambisius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak banyak yang bisa membuat saya berubah. Pertama, karena saya keras kepala. Kedua, karena ada satu hal dalam diri saya yang merasa senang dengan keadaan diri saya yang saya gambarkan di atas. Pasti gambaran akan saya terlihat sangat buruk bagi orang lain. Tapi tidak selalu begitu bagi saya. Saya senang dengan diri saya dan merasa nyaman dengan diri saya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya juga menyadari kalau banyak orang lain yang tersiksa dengan saya yang seperti ini. Tidak senang, tidak terima, marah, kesal dengan saya yang seperti ini. Tapi saya seperti tidak punya cara untuk membantu mereka, atau saya memang tidak punya keinginan untuk membantu mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sisi dalam diri saya yang bilang, "Itu kan masalah lo. Ini gue yang asli. Kalo lo mau terima, gue akan selalu jadi teman yang bisa lo andalkan. Tapi kalo gak, ya sudah." sebuah pikiran yang sangat egois. Teman-teman saya pasti akan langsung bilang kalau itu "AYU BANGET!" Mungkin karena itu sahabat saya tidak banyak. Karena memang tidak banyak orang yang bisa menerima saya apa adanya. Tanpa meminta saya untuk mengubah ini dan itu. But that's kind of blessing in disguise. Saya selama ini selalu memiliki teman sejati. Orang yang tidak mungkin menusuk saya dari belakang atau menjatuhkan saya saat lemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu dikelilingi sahabat terbaik yang memberikan pelukan hangat saat saya jatuh. Tertawa bersama di tengah kesuksesan. Menangis bersama saat kesulitan menghimpit. Sebuah kebahagiaan bisa memiliki mereka. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah sekalipun meminta saya untuk mengubah ini dan itu. Tapi saya siap berubah demi mereka, meski bagi mereka pasti kebahagiaan saya adalah yang terpenting, jauh melebihi segala macam perubahan untuk menyenangkan orang lain. Saya ingat Eyi pernah bilang, berubahlah kalau itu membuat lo bahagia. Yang penting bukan berubahnya, tapi menjadi bahagia. And sorry to say, SAYA BAHAGIA MENJADI DIRI SAYA SEKARANG.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-8584010327904905035?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/8584010327904905035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=8584010327904905035&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/8584010327904905035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/8584010327904905035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/05/penaklukan-diri-sepertinya-menaklukan.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl1mvNchVyI/AAAAAAAAABk/wKGtrisiMYg/s72-c/Ay.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-2468872974339239645</id><published>2007-05-20T18:11:00.000+08:00</published><updated>2007-05-31T13:08:28.640+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl5XtdchV0I/AAAAAAAAAB0/Z7TzQmRN4RU/s1600-h/Call+Me+Irresponsible.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl5XtdchV0I/AAAAAAAAAB0/Z7TzQmRN4RU/s200/Call+Me+Irresponsible.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070586668975740738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;THANKS LOVE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;In this crazy life, and through crazy time&lt;br /&gt;it's you, It's you, you make me sing&lt;br /&gt;You're every line, you're every word, you're everything&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Everything-Michael Buble&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petikan lirik dari &lt;em&gt;Everything&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;single&lt;/em&gt; terbaru Michael Buble terus berputar di kepala saya beberapa hari ini. Saya tidak sedang jatuh cinta. Sekarang saya sedang mensyukuri cinta yang mengelilingi saya sampai hari ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cinta memang tidak sempurna. Kadang-kadang dia membosankan. Seringkali dia mengesalkan dengan semua tuntutan dan perbedaan. Tapi cinta sejati adalah bahu hangat yang selalu ada saat kita membutuhkannya. Sebuah senyuman yang penuh pengertian saat galau. Saya menyadarinya hari ini sampai saya akhirnya bisa mensyukuri cinta yang selalu menyertai saya selama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kata-kata saya terdengar gombal. Sepertinya memang terdengar gombal. Tapi itu yang sebenarnya. Cinta sejati selalu memberi oksigen yang saya butuhkan saat saya benar-benar sesak nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata Buble, Dialah yang menemani saya melewati masa sulit dan mampu membuat saya bernyanyi di sepanjang jalan yang penuh halangan dan rintangan. Thanks love!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-2468872974339239645?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/2468872974339239645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=2468872974339239645&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/2468872974339239645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/2468872974339239645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/05/thanks-love-in-this-crazy-life-and.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl5XtdchV0I/AAAAAAAAAB0/Z7TzQmRN4RU/s72-c/Call+Me+Irresponsible.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-7505929616056319310</id><published>2007-05-13T22:18:00.000+08:00</published><updated>2007-05-31T13:14:29.741+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl5ZlNchV1I/AAAAAAAAAB8/Rvesa5zloD4/s1600-h/Norah+Jones.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl5ZlNchV1I/AAAAAAAAAB8/Rvesa5zloD4/s200/Norah+Jones.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070588726265075538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Thinking About You&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;by: Norah Jones&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yesterday i saw the sun shinin',&lt;br /&gt;and the leaves were fallin' down softly,&lt;br /&gt;my cold hands needed a warm, warm touch,&lt;br /&gt;and i was thinkin' about you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;here i am lookin' for signs of leaving,&lt;br /&gt;you hold my hand, but do you really need me?&lt;br /&gt;i guess it's time for me to let you go,&lt;br /&gt;and i've been thinkin' about you,&lt;br /&gt;i've been thinkin' about you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;when you sail across the ocean waters,&lt;br /&gt;and you reach the other side safely,&lt;br /&gt;could you smile a little smile for me?&lt;br /&gt;'cause i'll be thinkin' about you,&lt;br /&gt;i'll be thinkin' about you,&lt;br /&gt;i'll be thinkin' about you,&lt;br /&gt;i'll be thinkin' about you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now I'm thinking about someone. Missing him too. Setoooo....I miss U&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya ini ada tulisan iseng-iseng. Saya buat untuk temen saya. Iseng-iseng diposting aja. Rencananya ini bakal dimuat di buku yang sedang dia susun. Hehehehe...moga-moga ada yang kasih comment. Buat improvement :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;My New Outlook&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya adalah orang yang sama sekali tidak peduli dengan penampilan. Bagi saya yang terpenting adalah hasil pekerjaan yang bisa saya tampilkan. Bukan bagaimana penampilan luar saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bertahun-tahun saya bekerja, nyaris tidak ada yang komplain soal penampilan saya. Mungkin karena bos-bos saya sebelumnya memiliki orientasi yang sama dengan saya. Penampilan tidak penting, yang penting hasil kerjanya. Apalagi saya adalah seorang reporter. Pekerja lapangan yang sangat dimaklumi kalau tidak bisa dandan dan berpakaian necis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa nyaman dengan diri saya saat itu. Sangat nyaman malah. Saya menjadikan wajah saya yang ber-make up seadanya dan kadang tabrak lari dalam berpakaian sebagai identitas saya. Ego saya yang luar biasa besar mendorong saya untuk tampil dengan citra seperti itu. Saya ingin dikenal sebagai Sekar Ayu yang cuek tapi handal dalam pekerjaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua mendadak berubah saat saya menjajal pekerjaan baru. Bertahun-tahun berada di lapangan, tiba-tiba saya ingin menjajal kemampuan dalam menyusun strategi komunikasi. Saya memutuskan untuk “alih profesi”menjadi public relation. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada interview terakhir, pihak manajemen salah satu mal besar di Jakarta yang berhasil meminang saya sudah memberikan isyarat supaya saya mengubah penampilan. Alarm seperti berbunyi di telinga. Tapi saya masih mendengarnya samar-samar. Hari pertama, saya datang dengan penampilan biasa saja meski saya berpikir penampilan pagi itu sudah cukup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya salah besar. Penampilan saya tidak cukup baik. Tapi saya tidak punya jalan lain karena memang tidak ada pakaian yang cukup tepat. Koleksi pakaian saya adalah t-shirt dan jaket. Mana cocok untuk seorang PR yang harusnya memakai setelan konservatif yang resmi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlengkapan lenong saya juga cuma bedak dan lipstik warna bibir. Padahal saya dituntut memulas mata dengan perona mata dengan warna serasi, mengulaskan perona pipi berwarna segar, dan mengoleskan gincu dengan warna yang cukup mencolok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal seperti ini berlangsung terus selama tiga hari berturut-turut sampai sang manager yang orang Singapura itu memanggil saya ke ruangannya. Awalnya sih  cuma meminta saya menandatangani perjanjian kerja, tapi buntutnya dia memberi ceramah soal penampilan saya yang masih terlihat seperti “wartawan”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersinggung dan sakit hati adalah reaksi pertama. Tapi logika saya membenarkan semua kata-katanya. Sebagai PR yang mewakili citra perusahaan sudah seharusnya saya berdandan dengan benar dan cermat memilih pakaian yang pas dan cocok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu teman-teman saya langsung melakukan “make over” dengan mencarikan pakaian yang cocok untuk saya. Sore itu saya langsung membeli baju-baju yang menurut mereka cocok itu. Saya juga membeli blush on, eye shadow, lipstik, maskara, dan penjepit bulu mata. Saya juga langsung belajar kilat memakai semua alat-alat kecantikan itu pada mbak-mbak penjaga counter produk kecantikan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya semua orang merasa cukup puas dengan penampilan baru saya. Sehari…seminggu…sebulan…saya merasa semakin terbiasa dengan perubahan ini. Begitu terbiasa hingga saya merasa belum lengkap kalau nggak dandan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdandan dan memilih pakaian yang pas dan serasi rasanya telah menyatu dengan diri saya. Pekerjaan saya yang baru tidak menuntut saya untuk berdandan, tapi saya tetap mempertahankan penampilan saya yang baru dengan riasan di wajah dan pakaian-pakaian yang terlihat chic. Padahal saya bisa saja tampil se-cuek dulu. Tidak akan ada yang protes. Namun bagi saya sekarang, penampilan sama pentingnya dengan kualitas pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hihihihi...perlu diingat tulisan ini setengah fiksi.hehehehehe...sampai sekarang saya tetap nggak doyan dandan ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-7505929616056319310?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/7505929616056319310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=7505929616056319310&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7505929616056319310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7505929616056319310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/05/thinking-about-you-by-norah-jones.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rl5ZlNchV1I/AAAAAAAAAB8/Rvesa5zloD4/s72-c/Norah+Jones.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-6870242826405095909</id><published>2007-05-03T10:04:00.000+08:00</published><updated>2007-05-03T10:28:29.165+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MAAF&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa arti kata maaf bagi Anda? Bagi saya maaf adalah... saya jadi bingung mendefinisikannya. Mungkin karena memang tidak perlu didefinisikan. Maaf adalah saat saya tahu telah menyakiti tetapi tidak punya jalan untuk menghindar. (Doh, masih ngotot aja mau kasih definisi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya pengen sekali bilang maaf pada seseorang. Mungkin lebih tepat pada banyak orang. Karena keputusan yang saya ambil mengecewakan beberapa orang. Yang terparah keputusan itu mengecewakan diri saya sendiri. But somehow saya tidak menemukan cara lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saya memang tidak dewasa menghadapi masalah, kurang bijak menghadapinya, juga kurang berpikiran luas. Tapi saya tidak punya jalan lain, kecuali "mengusir" dia pergi. Saya merasa sangat bersalah sudah mengucapkan kata-kata yang menurut saya cukup kasar. Tapi saya tidak punya cara lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini dia selalu baik. "Hero" buat saya yang sedang bingung di persimpangan jalan. Begitu banyak kelemahan dan kejelekan yang saya lihat dalam dirinya. Namun tidak juga bisa membuat saya memalingkan wajah dari dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jalan satu-satunya adalah berbuat jahat pada "hero" saya. Dengan begitu saya tidak punya keberanian lagi untuk sekadar menghubungi dia. Saya berharap namanya dapat terhapus dari hati saya meski saya meragukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya saat ini seperti tenggelam. Hilang dan lemah. But I will survive karena saya perempuan yang tangguh. Tapi tetap ada harga yang harus dibayar. Mungkin semua harus dibayar dengan hati dan pikiran yang tercabik-cabik. Airmata yang tidak pernah kering. Tapi saya akan baik-baik saja dan saya yakin "hero" saya akan lebih bahagia tanpa gangguan dari saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Dedicated to someone&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-6870242826405095909?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/6870242826405095909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=6870242826405095909&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/6870242826405095909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/6870242826405095909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/05/maaf-apa-arti-kata-maaf-bagi-anda-bagi.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-6612687710140027658</id><published>2007-04-21T01:25:00.000+08:00</published><updated>2007-04-21T01:43:55.504+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rij7tfh_EZI/AAAAAAAAABU/j0tYpUofXOQ/s1600-h/DSCN1619kecil.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rij7tfh_EZI/AAAAAAAAABU/j0tYpUofXOQ/s200/DSCN1619kecil.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055567340700111250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEBUAH KESADARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran betul-betul hal yang aneh. Kadang dia datang menyelinap dengan cara yang sangat aneh. Diam-diam dan tiba-tiba. Selama ini saya berusaha mencari kesadaran itu. Tapi susah. Namun dia bisa datang hanya dengan membaca testimonial seseorang dan melihat foto yang diposting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sadar dan saya kecewa. Semoga kesadaran ini mengantarkan saya pada sebuah pemahaman. Saya bahagia hanya dengan melihat dia bahagia. Air mata mungkin menetes, tapi itu menjadi tidak penting saat melihat sorot mata bahagia dan senyum merekah di wajahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-6612687710140027658?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/6612687710140027658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=6612687710140027658&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/6612687710140027658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/6612687710140027658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/04/sebuah-kesadaran-kesadaran-betul-betul.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rij7tfh_EZI/AAAAAAAAABU/j0tYpUofXOQ/s72-c/DSCN1619kecil.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-8778052165714374729</id><published>2007-04-20T19:28:00.000+08:00</published><updated>2007-04-20T23:28:36.765+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RijcBfh_EYI/AAAAAAAAABM/l1sM6Y0EX1M/s1600-h/DSC_0042akecil.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RijcBfh_EYI/AAAAAAAAABM/l1sM6Y0EX1M/s200/DSC_0042akecil.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055532499925406082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teman,&lt;br /&gt;Bayangmu berkelebat lagi dalam pikiranku yang kelabu&lt;br /&gt;Ada bahagia yang mengembang&lt;br /&gt;Ada rindu yang mendesak&lt;br /&gt;Ditingkah perih yang tak terkira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin berlari menghambur ke pelukanmu&lt;br /&gt;Tapi tangan itu tak pernah mengembang&lt;br /&gt;Dan tanganku tak pernah menggapai&lt;br /&gt;Semua berada dalam harap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan semu ini terus memelukku dengan erat&lt;br /&gt;Tak menyisakan sedikit ruang bagiku bernafas&lt;br /&gt;Ada hangat menyergap&lt;br /&gt;Ada perih menusuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangmu masih menari&lt;br /&gt;Asaku masih mencari&lt;br /&gt;Tanganku masih menggenggam senyala api ini&lt;br /&gt;Namun dingin di hatimu tak jua beranjak pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuap-cuap Jumat malem&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-8778052165714374729?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/8778052165714374729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=8778052165714374729&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/8778052165714374729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/8778052165714374729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/04/teman-bayangmu-berkelebat-lagi-dalam.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RijcBfh_EYI/AAAAAAAAABM/l1sM6Y0EX1M/s72-c/DSC_0042akecil.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-4333520867164556968</id><published>2007-04-10T15:30:00.000+08:00</published><updated>2007-04-10T15:38:21.789+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bolehkah Aku Jatuh Hati Padanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergi mungkin jalan terbaik&lt;br /&gt;Lari mungkin sebuah penyelesaian&lt;br /&gt;Detik ini aku menanti&lt;br /&gt;Detik ini aku berharap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikmati detik yang mengalir&lt;br /&gt;Berlebihankah harapan ini?&lt;br /&gt;Yang aku tahu aku jatuh hati padanya&lt;br /&gt;Bolehkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin pergi &lt;br /&gt;Bersembunyi di hutan&lt;br /&gt;Mencari kedamaian atau ilusi akan kedamaian&lt;br /&gt;Dan aku mencariMu Tuhan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-4333520867164556968?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/4333520867164556968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=4333520867164556968&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/4333520867164556968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/4333520867164556968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/04/bolehkah-aku-jatuh-hati-padanya-pergi.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-8937211545614922587</id><published>2007-04-08T22:12:00.000+08:00</published><updated>2007-04-08T22:26:43.882+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rhj7RqymgXI/AAAAAAAAAAs/gkwo9ntEe2g/s1600-h/DSCN7060kecil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5051063263058887026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rhj7RqymgXI/AAAAAAAAAAs/gkwo9ntEe2g/s200/DSCN7060kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Surat Cinta&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dulu jaman SMP saya dengan noraknya kirim-kiriman surat cinta dengan mantan pacar. Waktu pedekate kami saling berkirim surat cinta. Nggak banyak sih, cuma tiga, tapi cukup bikin hati berbunga-bunga tiap kali baca. Surat itu saya simpan terus dan menyertai saya kemanapun meski kami tidak bersama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya senang mengingat dan tahu dan menyimpan bukti bahwa pernah ada seseorang yang menyukai saya dan menulis surat cinta untuk saya. Tapi sekarang surat itu hilang, meski memori tentang masa-masa itu masih tinggal dalam benak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sih memori itu berada di tumpukan paling bawah memori tentang perjalanan cinta saya (duh kayak ngomong perjalanan karir ajah). Tapi dia masih di sana. Walaupun untuk mendapatkannya harus mengorek-ngorek dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang hal indah itu sudah menjadi kenangan yang nyaris terlupakan. Hari ini tiba-tiba saya berpikir kenapa kenangan indah itu bisa terlupa ya. Padahal saya punya banyak hal lain yang ingin saya buang dan lupakan dan kubur yang dalam. Tapi malah tidak terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka masih berada di tumpukan atas yang begitu dibuka langsung terlihat dengan warna spotlight. Tidak bisa ditolak sama sekali. Kekesalan saya memuncak. Saya marah kenapa mereka tidak bisa diusir pergi. Kenapa mereka bandel dan terus merangsek naik ke tumpukan paling atas alih-alih diam dan berada di tumpukan paling bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terus marah dan mengamuk sampai akhirnya saya mulai hidup bersama dengan ingatan-ingatan, harapan yang tidak kesampaian, dan mimpi-mimpi buruk itu. Hidup dengan mereka sama sekali tidak mudah. Akan jauh lebih mudah bila saya mampu melupakan itu semua. Tapi ingatan saya menolak bekerja sama dan terus mengingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba hidup bersama mereka. Hidup bersama penolakan, kekecewaan, kemarahan, dan mimpi buruk. Saya berusaha berdamai dengan mereka walaupun itu tidak berarti melupakan. Saya tidak pernah melupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah menyenangkannya kalau bisa melupakan. Hal itu terus menerus melintas di kepala saya, sampai akhirnya saya sampai pada sebuah pemikiran. Jangan-jangan melupakan adalah sebuah mekanisme pelarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita tidak bisa benar-benar lari karena keadaan, tubuh kita membuat mekanisme “lari dari masalah” yang lain, yaitu melupakan. Karena begitu menyenangkannya kalau kita bisa melupakan cinta yang tidak kesampaian, perasaan yang terlarang, patah hati yang menyakitkan, kegagalan yang memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sudah saatnya bagi saya untuk menghadapi semua yang tidak menyenangkan ini dan belajar tersenyum pada mereka. Belajar hidup bersama dengan damai. Mungkin setelah itu melupakan tidak lagi penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu lagi ada kata-kata “gue belajar melupakan.” Mungkin itu perlu diubah dengan bilang “gue belajar hidup bersama dengan patah hati ini.” Dan melupakan tidak lagi penting seperti surat cinta yang kini entah disembunyikan ibu dimana. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-8937211545614922587?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/8937211545614922587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=8937211545614922587&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/8937211545614922587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/8937211545614922587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/04/surat-cinta-dulu-jaman-smp-saya-dengan.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/Rhj7RqymgXI/AAAAAAAAAAs/gkwo9ntEe2g/s72-c/DSCN7060kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-9104523757008265101</id><published>2007-04-08T22:07:00.000+08:00</published><updated>2007-04-08T22:46:40.285+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RhkAPaymgYI/AAAAAAAAAA0/wB7pu3IwvEA/s1600-h/DSCN7188kecil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5051068721962320258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RhkAPaymgYI/AAAAAAAAAA0/wB7pu3IwvEA/s200/DSCN7188kecil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sore yang Basah&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu menyukai sore yang teduh dan berangin. Saat paman matahari mulai bergeser ke barat. Teriknya mulai melemah meski cahayanya masih terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya yang &lt;em&gt;mellow&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;sentimental&lt;/em&gt;, sore yang teduh dan berawan adalah waktu yang paling tepat menikmati secangkit hazelnut cappuccino dan buku bagus. Melupakan sejenak keributan di kantor. &lt;em&gt;Deadline &lt;/em&gt;yang bikin &lt;em&gt;bengek&lt;/em&gt;, si bos yang rewel, dan teman-teman yang selalu mengamati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sore itu adalah sore yang basah. Hujan rintik-rintik turun perlahan disertai angin. Saya hanya sendiri dengan pikiran yang berputar antara A, B, C, dan kembali lagi ke A. Selama ini ada satu pertanyaan yang tidak pernah berhenti saya tanyakan kepada diri saya sendiri. Apa yang sebenarnya saya cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti bukan hanya saya yang bertanya demikian. Di luar sana pasti banyak orang yang menanyakan hal yang sama. “Apa yang sebenarnya kita cari.” Lagi-lagi dengan diawali kata pasti, semua orang memiliki jawabannya sendiri. Emas, bahagia, surga, atau hanya segenggam beras buat makan besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pertanyaan itu akan selalu membawa saya pada mimpi dan ambisi serta perenungan terhadap apa yang telah saya miliki sampai sekarang. Sesuatu yang telah saya syukuri ataupun luput saya syukuri. Karena boro-boro bersyukur, saya kadang lupa sama apa yang sudah saya punya dan dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala tanpa sadar saya jadi mempertanyakan lagi apa yang saya punya saat ini. Benarkah ini yang saya cari selama ini. Saat saya sendiri saya sering dibelit rasa bingung. Apakah benar ini yang saya inginkan? Saat semua orang mengagumi apa yang saya miliki dan apa yang telah saya capai, mau tak mau saya pun ikut mengagumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjadi merasa bersalah kalau saya mempertanyakan hal itu. Rasanya kok saya nggak bersyukur sama apa yang sudah saya punya. Gila ya lo, orang lain aja pengen banget punya apa yang lo punya sekarang. Eh elo dengan tidak tau dirinya mempertanyakan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sore yang basah saya lagi-lagi bertanya. Hal yang sama terjadi lagi. Dan saya kembali lagi pada sebuah pertanyaan, apakah saya bahagia? Saya tidak tahu apakah saya bahagia atau tidak. Mungkin iya, mungkin juga tidak. Saya juga tidak tahu gejala orang yang bahagia. Apakah dengan bertanya seperti ini saya berarti tidak bahagia? Atau justru karena saya bahagia, saya jadi bertanya seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bilang bahagia itu masalah pikiran. Kita mau bahagia atau menderita. Setiap hal bisa menjadi sumber kebahagiaan dan sumber penderitaan. Pilihan ada pada diri kita masing-masing. Sisi mana yang akan kita pilih. Sisi bahagia atau sisi menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya tentu memilih sisi bahagia, meski kadang saya dituntun untuk memilih sisi menderita. Mungkin itu untuk mengingatkan saya apa artinya bahagia. Tanpa tahu rasanya menderita, kita tidak akan memahami artinya bahagia. Tanpa gagal, siapa yang bisa menghargai kesuksesan. Tanpa patah hati, cinta mungkin akan kurang manis. Tanpa penolakan, kita mungkin tidak akan menghargai sebuah penerimaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagiakah saya? Ya. Saya bahagia dengan segala ketidakbahagiaan yang ada. Apa yang saya cari selama ini? Mungkin segenggam cinta, mungkin sejumput emas, mungkin sebutir berlian, mungkin hanya sedikit ketenangan dan penerimaan. Berlebihankah? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Yang pasti saya berusaha mendapatkan pemahaman di waktu yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran saya kembali berputar dari A, B, C, dan kembali lagi ke A. Hujan masih turun perlahan. Sore itu sore yang basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-9104523757008265101?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/9104523757008265101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=9104523757008265101&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/9104523757008265101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/9104523757008265101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/04/sore-yang-basah-saya-selalu-menyukai.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RhkAPaymgYI/AAAAAAAAAA0/wB7pu3IwvEA/s72-c/DSCN7188kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-7432059219627434409</id><published>2007-03-30T14:13:00.000+08:00</published><updated>2007-03-30T14:15:56.512+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERMUKAAN BERGEJOLAK&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa yang terdapat di bawah sebuah permukaan yang datar? Arus yang luar biasa kuat? Pertabrakan dua arus yang berlawanan? Saya tidak tahu. Adakah sebuah kehidupan di sana? Saya pernah dengar ada orang yang bilang semakin tenang permukaan air semakin berbahaya. Saya sendiri tidak tahu pasti.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi saya tahu pasti bahwa saya selalu takut pada permukaan air yang bergejolak. Begitu mengerikan. Tarikan arusnya seakan siap menarik saya ke dasarnya dan tak akan membiarkan saya melihat langit lagi. Tapi mungkin arus yang bergolak membuat kita siap dengan kemungkinan terburuk. Sementara permukaan yang datar membuat kita lupa diri. Diam-diam menghanyutkan. Halah….&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya adalah permukaan air yang bergejolak. Meskipun saya tidak ingin menampakan aliran arus yang ada di dalam diri saya, tetap saja hal itu terlihat di permukaannya. Ada kalanya saya ingin terlihat datar. Tapi saya adalah si pemukaan bergejolak. Cuma orang-orang bernyali yang akan mendekati saya. Cuma para&lt;i&gt; risk taker&lt;/i&gt; yang akan berusaha menyelami kedalaman air saya yang sebenarnya tidak seberapa ini. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Salahkah menjadi permukaan bergejolak? Tentu tidak. Hanya saja saya harus bersiap-siap untuk selalu ditebak orang. Dan saya adalah orang yang tertebak. Tidak dibutuhkan ahli metafisik untuk mengetahui apa yang sedang saya pikirkan. Abang-abang di jalan juga bisa tahu. So what gitu lhoh. Ini gue, ini hidup gue, gue banget gitu lhoh!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kapankan permukaan ini menjadi tenang? Mungkin tidak akan pernah. Karena untuk itulah saya ada. Inilah saya, si permukaan bergejolak. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-7432059219627434409?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/7432059219627434409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=7432059219627434409&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7432059219627434409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/7432059219627434409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/03/permukaan-bergejolak-apa-yang-terdapat.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-1484638693745225525</id><published>2007-03-30T13:35:00.000+08:00</published><updated>2007-03-30T13:51:08.866+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RgylFHtk7uI/AAAAAAAAAAk/LVNh2OnMajg/s1600-h/DSCF0004kecil.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RgylFHtk7uI/AAAAAAAAAAk/LVNh2OnMajg/s200/DSCF0004kecil.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5047590789763624674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;ONE PERFECT DAY&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya baru ulang tahun lho. Happy birthday dear Me. Sekarang berarti umur saya genap 27 tahun. Hhh…kok berasa tua ya. Padahal baru 27 gitu lhoh! Saya cukup muda di angkatan saya hahahahaha…. Tapi kalo udah main sama yang angkatan 2002 ya jelas jadi tuir banget kaleeee! &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hari ulang tahun saya bener-benar hari yang sempurna. Pacar saya mengirimkan kue yang sebelumnya tidak pernah dia lakukan, dikasih ucapan selamat plus acara tiup lilin dan potong kue di kantor (seumur2 gak pernah ultah kaya gini kayanya), ada temen yang udah jauh kirim kue kecil lewat seseorang, dan ada yang kasih hadiah cokelat. Hehehehe senengnya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Malemnya makan malam sama dia dan dapat kado yang lain lagi. Trus nyokap kasih ucapan selamat ulang tahun juga. Haduh…&lt;i&gt;perfect banget &lt;/i&gt;deh. Hati saya rasanya meluap dengan perasaan bahagia. Seneng sekali. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-1484638693745225525?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/1484638693745225525/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=1484638693745225525&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1484638693745225525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1484638693745225525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/03/one-perfect-day-saya-baru-ulang-tahun.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RgylFHtk7uI/AAAAAAAAAAk/LVNh2OnMajg/s72-c/DSCF0004kecil.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-1544156201162235268</id><published>2007-03-27T13:03:00.000+08:00</published><updated>2007-03-27T13:20:24.514+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RgipT1zVdwI/AAAAAAAAAAM/EVyu6g2ahEs/s1600-h/Ayu+Ketawakecil.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RgipT1zVdwI/AAAAAAAAAAM/EVyu6g2ahEs/s320/Ayu+Ketawakecil.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5046469540793644802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;PASAR MALAM&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya ingat waktu SD saya pernah datang ke pasar malam deket rumah. Rame banget! Mulai dari ABG yang lagi berusaha mencari perhatian lawan jenis, ibu-ibu yang cerewet, anak kecil yang ngerengek minta permen, sampai segerombolan anak perempuan yang seperti hidup di dunianya sendiri. Belum lagi abang-abang yang nyetel musik super kenceng. Bisa bangunin beruang tidur kali! Warna-warni banget. Dan bising tentunya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di pasar malam saya melihat beragam wajah. Senang, sedih, kesal, kecewa. Semua berkumpul. Saya tidak pernah lagi datang ke pasar malam setelah itu. Saya hanya melihatnya dari kejauhan. Well, dari kereta waktu pulang kuliah. Melihatnya dari jauh dan dari deket, ada samanya tapi banyak bedanya. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya selalu menyukai pasar malam. Ramai, terang, ceria, dan sederhana. Saya melihat hal yang sama, baik dari jarak dekat which is saya menjadi bagian darinya atau dari jarak jauh sebagai penonton. Tapi melihatnya dari jauh saya lebih terkesan dengan keceriaan dan kesenangan yang terpancar. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sementara saat saya kecil dulu saya melihat apa yang sebenarnya terjadi di balik semua keceriaan. Bagaimana tukang komedi putar bekerja keras memutar alat besar itu. Bagaimana tukang kincir berusaha memutar tuasnya agar bergerak. Saya melihat dengan jelas, kalaupun tidak memahami, kerja keras yang tercurah untuk menciptakan kesenangan yang terlihat jelas dari jauh.   &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya ingin terlihat seperti pasar malam. Senang, terang, ceria. Tapi saya berharap orang cukup menikmati itu tanpa perlu melihatnya dari dekat. Saya orang yang penuh konflik itu benar. Bagi saya tanpa konflik hidup akan berjalan datar. Kurang nantang cuy. Tapi selalu ada orang-orang yang berhasil mengintip ke dalam dan melihat, kalaupun tidak memahami, konflik yang membelit, pergulatan yang terjadi. Well, beberapa dari mereka bukan mengintip atas keinginan sendiri, tapi karena saya perlihatkan bagaimana saya bergulat dengan berbagai kepentingan, keinginan, dan mimpi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seringkali saya merasa bersalah untuk itu. Saya seperti menciprati mereka dengan tinta hitam sehingga mereka juga sibuk membersihkan diri mereka. Bukan hanya itu, saya juga jatuh ke lumpur di depan mereka. Siapa yang tidak ingin membantu seorang perempuan yang tercebur ke lumpur. Sayangnya untuk membantu dia, mereka harus ikut kotor. Ada yang bilang that what friends are for. Tapi saya hanya ingin para sahabat duduk manis melihat pertunjukan saya dari jauh tanpa harus ikut berpeluh dan berlumpur. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terima kasih sahabat for being there.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pikiran saya sedang hiruk pikuk seperti pasar malam. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Cuma iseng di tengah deadline&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-1544156201162235268?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/1544156201162235268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=1544156201162235268&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1544156201162235268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/1544156201162235268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/03/pasar-malam-saya-ingat-waktu-sd-saya.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ciOP1oDEVu8/RgipT1zVdwI/AAAAAAAAAAM/EVyu6g2ahEs/s72-c/Ayu+Ketawakecil.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-604688030065465582</id><published>2007-03-18T15:45:00.000+08:00</published><updated>2007-03-18T16:03:37.200+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;BICARA CINTA &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Love is like a wind. You can't see it, but you can feel it&lt;/em&gt; - A Walk To Remember&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini saya ingin bicara tentang cinta. Terkadang atau malah seringkali saya tidak memahami cinta. Dia datang diam-diam, pergi pun tanpa bicara. Kadangkala sulit sekali memahami cinta. Apakah yang saya rasakan ini cinta? &lt;em&gt;Heaven knows&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sulit mendefinisikan dia. Apakah saat selalu ingin bertemu itu berarti cinta? Apakah saat tersiksa melihat dia sakit itu berarti cinta? Apakah saat tersiksa kalau tidak dengar dia bicara itu berarti cinta? Saya tidak tahu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya pernah merasa tenggelam dalam sebuah perasaan yang membuai dan menyiksa pada saat yang bersamaan. Dia adalah aliran memori saya yang pertama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kami menapakan langkah bersama di semua tempat indah. Kota ini akan seperti neraka bila dia pergi. Kami tertawa, teriak, dan menangis bersama. Berbagi bahagia, emosi, juga tangis. Kami juga berbagi mimpi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba orang lain datang. Dia begitu menarik. Dia magnet besar yang menarik saya? Berkhianatkah saya pada cinta? Rasa cinta kah yang ada di hati saya. Saya adalah pengejar emas. Saya berusaha mengejar dia. Tapi dia bukan orang bebas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya terus berlari mengejar bayangan. Saya menangis untuk punggung rapuh itu. Saya tahu punggung itu memikul sejuta beban. Beban yang terus ia pikul sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya hanya bisa menangisi punggung rapuh itu. Karena dadanya telah ia berikan pada orang lain. Dan saya menangis pada bahu cinta saya. Adilkah? Kejamkah? Saya mengagumi punggung itu. Tapi saya menyayangi bahu itu. Kalau saja saya bisa memiliki keduanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Corat Coret Kacau!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-604688030065465582?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/604688030065465582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=604688030065465582&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/604688030065465582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/604688030065465582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/03/bicara-cinta-love-is-like-wind.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-4053291352599074981</id><published>2007-03-05T12:59:00.000+08:00</published><updated>2007-03-05T13:21:39.483+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>WHO AM I???&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada yang pernah bilang bahwa saya tidak mengenal diri saya sendiri. Mungkin itu betul. Setelah dipikir-pikir saya memang tidak terlalu mengenal diri saya. Saya tidak memahami dengan baik apa yang saya inginkan, bagaimana diri saya, etc. Kadang-kadang saya berpikir saya ini sedang berjalan di tengah kegelapan tanpa senter atau obor. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sesaat saya gembira bukan kepalang karena saya mengira menemukan rekan seperjalanan. Tapi ternyata kegelapan menyamarkan sebatang pohon dalam sosok manusia. Terkadang saya berkubang dalam kekecewaan dan kesedihan. Sesaat in a good mood, detik berikutnya berada dalam badai. Saya lelah. Saya tidak mengenal siapa saya. sebenarnya siapa saya?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang saya tahu, hari ini saya adalah perempuan yang kecewa dan patah hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-4053291352599074981?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/4053291352599074981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=4053291352599074981&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/4053291352599074981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/4053291352599074981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2007/03/who-am-i-ada-yang-pernah-bilang-bahwa.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-116733496655091945</id><published>2006-12-29T03:42:00.000+08:00</published><updated>2006-12-29T03:42:47.110+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>BEGADANG DI KANTOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giling, sekarang udah hampir jam tiga pagi dan saya masih ada di kantor. Pekerjaan masih jauh dari kata selesai. Tapi mau apa lagi. Saya baru sadar kalau udah lama juga saya gak meng-update blog. Hehehehe...lagi males. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kejadian selama saya "pergi". Haduh tapi kok saya males ya mau cerita. Mata rasanya udah berat banget. Pengen cepet pulang. Hiks...hiks... Besok saya masih harus balik lagi ke kantor. Sinting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-116733496655091945?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/116733496655091945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=116733496655091945&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/116733496655091945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/116733496655091945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/12/begadang-di-kantor-giling-sekarang.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-116460967353524542</id><published>2006-11-27T14:21:00.000+08:00</published><updated>2006-11-27T14:41:14.146+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>CASINO ROYALE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinopsis:&lt;br /&gt;James Bond is a new recruit at the MI6 team. He's reckless and careless and on a mission. After just earning his 00 status with his first 2 kills he is sent to the Bahamas where he is to verse Le Chiffre in a game of Texas Hold 'Em Poker. Although Bond must ensure that Le Chiffre's death comes at the hands of his own people.&lt;br /&gt;(www.rottentomatoes.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata saya:&lt;br /&gt;Hmm...saya rada kecewa sih sama pemilihan Daniel Craig. Tapi berhubung dia udah jadi si mas Bond ya sudah lah. Cuma kenapa di sini Bond seperti punya tatoo di jidat yang tulisannya "My name is James Bond and I'm MI6 agent". Semua orang yang tau gitu klo dia itu agentnya MI6. Aneh juga ya. Bukannya klo agen itu rahasia ya. Namanya juga secret agent. klo semua orang tau sih namanya jadi public agent. Aneh juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih yang dia hadapin itu musuh lamanya MI6. Tapi tetep aja. dia kan ceritanya orang baru bukan? Aneh. Terus kenapa ya dia itu jadi ceroboh. Jadi kaya mundur nih. Bond yang dulu2 segitu licin dan rapinya. Tapi Bond yang ini segitu cerobohnya. untung banget sampe akhir cerita dia masih idup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi emang dia kali ini lebih &lt;em&gt;human&lt;/em&gt;. Bisa kalah dan bisa jatuh cinta. Huehehe jarang2 kan Bond bisa jatuh cinta sampe mau &lt;em&gt;resign&lt;/em&gt; segala. walaupun terakhirnya tetep aja dingin menanggapi kematian. Secara dia lagi jatuh cinta berat, dia dingin aja menanggapi kematian cewek itu. Cewek itu mengingatkan gue sama Genna Davis. Sebenernya si ini film gak jelek2 amat. cuma emang rada ngewewain. Paling gak buat saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-116460967353524542?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/116460967353524542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=116460967353524542&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/116460967353524542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/116460967353524542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/11/casino-royale-sinopsis-james-bond-is.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115795656052521402</id><published>2006-09-11T14:31:00.000+08:00</published><updated>2006-09-11T14:36:01.023+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Lama banget rasanya gak meng&lt;em&gt;update&lt;/em&gt; jurnal ini. Sekarang saya sudah bekerja lagi. Kali ini jadi senior editor di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penerbitan. Perusahaan ini memproduksi buletin-buletin internal perusahaan. &lt;em&gt;Well&lt;/em&gt;, sebenarnya saya berniat menyelesaikan tesis dulu. Tapi apa mau dikata, keuangan keluarga dihantam badai. Sebagai anak tertua, dosa rasanya kalau tidak membantu. Jadilah saya bekerja lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bekerja dengan tanggungan tesis seharga 8,5 juta sungguh berat. Tapi apa yang enteng di dunia ini. Saya dihantui segala ketakutan. Saya takut tesis saya tidak selesai tepat waktu. Karena saya HARUS menyelesaikannya tahun ini juga. Tidak ada kata mundur lagi. Kata hati kecil saya, gak perlu lah merasa takut. Kerjain aja. Tar juga selesai. &lt;em&gt;But not that simple&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali yang terjadi selama saya tidak meng&lt;em&gt;update&lt;/em&gt; jurnal ini. Saya bekerja, saya takut tesis tidak selesai, seseorang yang berhubungan dengan saya mendapatkan keputusan akhirnya. Kesenangan dan  kesedihan yang datang bertubi membuat saya berpikir tentang Tuhan. Di antara begitu banyak kejadian, cuma satu yang saya minta. Kesabaran untuk melihat hikmah yang ada di baliknya. Saya percaya semua ada maksudnya. Ada makna di balik semua kejadian. Saya cuma harus bersabar untuk bisa melihatnya. Seringkali saya tidak sabar menunggunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaksabaran saya membuat air mata lagi-lagi menetes, kemarahan lagi-lagi memuncak, ketakutan lagi-lagi memeluk erat. Saya seperti diombang ambing nasib. Pertanyaan &lt;strong&gt;kenapa &lt;/strong&gt;lagi-lagi muncul. Padahal saya tidak perlu mempertanyakan apapun. Pada waktunya jawaban akan muncul meskipun tidak saya minta. Hari ini saya sedang &lt;em&gt;mellow&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Tanggal 22 saya konser di Erasmus Huis. Ada yang mau nonton gak ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115795656052521402?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115795656052521402/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115795656052521402&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115795656052521402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115795656052521402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/09/lama-banget-rasanya-gak-mengupdate.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115529416172773950</id><published>2006-08-11T18:41:00.000+08:00</published><updated>2006-08-11T19:02:41.976+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;MAU BILANG APA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya gak tau harus bilang apa&lt;br /&gt;Semua serba kacau&lt;br /&gt;Dan hal yang kacau ini datang pada saat yang bersamaan&lt;br /&gt;Mau gak dipikir, juga tetep aja kepikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya gak bisa memaksa orang lain untuk paham perasaan saya&lt;br /&gt;Karena saat ini perasaan saya begitu up and down&lt;br /&gt;Mana ada orang yang bisa memahami&lt;br /&gt;Sekarang bisa baik, nanti jadi kacau&lt;br /&gt;Tapi saya mau bilang apa, kecuali menjalani semuanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115529416172773950?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115529416172773950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115529416172773950&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115529416172773950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115529416172773950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/08/mau-bilang-apa-saya-gak-tau-harus.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115451596744186946</id><published>2006-08-02T18:39:00.000+08:00</published><updated>2006-08-02T18:52:49.036+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;FRUSTASI NIH!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh saya lagi frustasi nih. Kuliah saya belum selesai juga. Well, itu karena saya belum mengerjakan dengan baik sih. Hiks...hiks...hiks...Terus saya juga gak punya pekerjaan hua...hua..hua... Kemaren udah beberapa kali interview sih. Tapi belom ada yang pas. Sekalinya ada yang nyangkut di hati, eh saya ditolak.&lt;br /&gt;Hiks..sedih nih!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115451596744186946?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115451596744186946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115451596744186946&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115451596744186946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115451596744186946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/08/frustasi-nih-aduh-saya-lagi-frustasi.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115435694475675128</id><published>2006-07-31T22:36:00.000+08:00</published><updated>2006-07-31T22:42:25.376+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;BUAH HATI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuning, Hijau, Oranye&lt;br /&gt;Marah, Diam, Tangis&lt;br /&gt;Buah hati apa artinya?&lt;br /&gt;Jawab, Jawab, Diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berhutang hidup&lt;br /&gt;Haruskah dibayar dengan caci, maki, sumpah serapah&lt;br /&gt;Kuraba dada&lt;br /&gt;Dimana hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakitkah, lukakah, marahkah&lt;br /&gt;Diam&lt;br /&gt;Sayang, cinta, kasih&lt;br /&gt;Diam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mulutku terkatup&lt;br /&gt;Hatiku berdarah&lt;br /&gt;Mataku kering&lt;br /&gt;Aku diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuap..cuap...ngaco&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115435694475675128?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115435694475675128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115435694475675128&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115435694475675128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115435694475675128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/buah-hati-kuning-hijau-oranye-marah.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115384513047854434</id><published>2006-07-26T00:31:00.000+08:00</published><updated>2006-07-26T00:32:10.860+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;CERITA JAMAN DULU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya ini cerita yang udah lama banget. Jadi dulu gue ini sempet dikeluarin dari kantor. Waktu itu gue kerja di Sunter sebagai sekretaris. Perusahaan tempat gue kerja ini ada di ruko dan bergerak di bidang ekspor impor. Usahanya ini ditanganin keluarga dan teman2 si bos. Awal2 sih gak ada masalah. Satu-satunya masalah adalah menumpuknya handuk2 impor di kantor dan bikin gue kena flu berat karena gak tahan debunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lama2 masalah mulai dateng. Pertama2 cewek yang nanganin pembukuan cabut gitu aja dan meninggalkan sampah2 dan kerjaan. Gue terpaksa stay di sana buat ngeberesin semuanya. Soalnya gak tega meninggalkan perusahaan itu di dalam krisis. Padahal gue dapet tawaran buat jadi jurnalis lhooo. Yaudah beres2 deh gue. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi keadaan ternyata memburuk. Gue ini adalah orang yang super sombong. Karena sadar gue punya pendidikan yang bagus, gue gak mau jadi bawahan orang yang gak bisa kerja dan gak punya pendidikan yang setara ama gue. (Sombong banget ya gue). Tiba2 di tengah kekisruhan itu datanglah pengawas yang nggak banget! Dia itu sodaranya bos gue gitu deh. Orangnya aneh gitu. Dia suka nyapu2 gitu deh. Kata gue si aneh banget. Malah gosip2nya dia kagak lulus SD gitu deh. Huahahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah puing2 peninggalan temen gue beres dirapiin, gue gak lagi jadi sekretaris. Tapi jadi pemegang petty cash. Jadi urusan duit harian, termasuk uang makan dan lemburannya para kuli, gue yang bagiin. Suatu saat ada kuli yang kerja lembur. Gue tau dia lembur. Cuma dia emang lupa nyeklok di mesin absen. Tapi pas gue bagiin uang lemburan tetep gue itung. Abis kasian bo. Uang lemburnya mereka juga cuma 1500 per jam deh klo ga salah. Apa kurang malah. Gue pikir perusahaan gak bakal rugi lah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh si pengawas itu malah ngelarang. Gue gak tega aja gitu. Akhirnya gue ngotot2an gitu deh. Pada akhirnya dimana2 yang namanya bawahan tetep aja kalah walaupun bosnya kagak lulus SD. Tapi gue tetep bayarin uang lemburnya itu kuli pake duit pribadi gue. Soalnya sumpah kasian banget. Uah gajinya kecil, uang transport dan uang makan kecil. Lemburan juga kaya seadanya. And guess what, gak lama gue disuruh keluar lho. Gue disuruh cari kerja lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi emang yang namanya rejeki itu gak kemana. Meskipun gue udah nolak kesempatan jadi jurnalis, eh ternyata kesempatan itu masi ada lho. Gue gak jadi pengangguran deh. Tapi tetep aja gue diketawain ama temen gue pas gue cerita klo gue dikeluarin. Gue dibilang "pahlawan kesiangan" gitu. Ya gapapa deh. Namanya juga usaha. Hehehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115384513047854434?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115384513047854434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115384513047854434&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115384513047854434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115384513047854434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/cerita-jaman-dulu-sebenernya-ini.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115384326962993969</id><published>2006-07-25T23:58:00.000+08:00</published><updated>2006-07-26T00:01:10.246+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pergi jauh&lt;br /&gt;Aku tak mau melihatmu&lt;br /&gt;Jangan bicara&lt;br /&gt;Aku tak mau mendengarmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tanya tak kunjung pergi&lt;br /&gt; Jawab tak jua datang &lt;br /&gt; Dia yang meraja&lt;br /&gt; Aku yang merana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laut sapukan ombakmu&lt;br /&gt;Angin terbangkan aku&lt;br /&gt;Hujan basuh hatinya&lt;br /&gt;Badai ratakan keangkuhanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuap-cuap ngawur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115384326962993969?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115384326962993969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115384326962993969&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115384326962993969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115384326962993969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/pergi-jauh-aku-tak-mau-melihatmu.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115350138790377506</id><published>2006-07-22T00:47:00.000+08:00</published><updated>2006-07-22T01:03:08.493+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;MEMORY OH MEMORY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya ketemu lagi sama mantan pacar. Tahun-tahun berlalu, tapi rasa marah tetap berkobar. Saya tidak kunjung bisa memaafkan dia. Semua yang dia lakukan. Mungkin memaafkan terlalu sulit. Saya cuma berharap saya bisa melupakan dan memulai lagi sebuah hubungan pertemanan dari awal. But I just can't. Don't know why. Saya bener2 gak tau kenapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya curiga kemarahan saya bukan pada dia. Tapi justru pada diri saya sendiri. Kenapa waktu dia menyakiti saya, saya tidak melakukan perlawanan. Kenapa waktu itu saya justru terlihat menikmati semuanya. Penghinaan, pemaksaan, pengabaian, bahkan pengkhianatan. Kenapa saya tidak melawan. Bahkan satu tamparan dari tangan saya tidak sempat mendarat di pipinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang lagi2 saya melakukan hal bodoh. Saya masih menyimpan bara ini saat dia sudah bahagia hidup bersama istri dan anaknya. Why can't I just move my life and never look back. Well, saya memang sudah melanjutkan hidup saya. melupakan segala usaha balas dendam. Tapi...ternyata itu tidak sepenuhnya terjadi. Saat bertemu lagi, saya tetap merasakan bara ini memanas walaupun nyalanya tidak seliar dulu. Kadang saya ingin bisa menyapanya. Tapi itu terlalu berat. Terlalu berat. Mungkin saya dan dia tidak perlu saling bertegur sapa lagi setelah semua yang terjadi. Menurut teori saya, memaafkan membutuhkan keikhlasan  plus waktu. Mungkin semuanya memang belum komplit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah melupakan berarti memaafkan? Apakah memaafkan harus selalu melupakan? Apakah saya harus memaafkan dia? Memory oh memory. Andai memory itu tidak mengendap di kepala saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115350138790377506?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115350138790377506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115350138790377506&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115350138790377506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115350138790377506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/memory-oh-memory-hari-ini-saya-ketemu.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115340034831172453</id><published>2006-07-20T20:26:00.000+08:00</published><updated>2006-07-20T20:59:08.820+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;APA YANG TERPAKSA EMANG GAK ENAK!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang ya yang namanya ngerjain sesuatu yang terpaksa itu sama sekali gak menyenangkan. Ini yang gue rasain sekarang. Seperti yang gue bilang dipostingan gue yang sebelumnya. Gue punya banyak alasan kenapa gue gak mau main di OSRJ. Tapi karena janji adalah hutang, gue harus, mau gak mau, membayar hutang gue. Gue terpaksa banget ikut konsernya. Padahal sebenernya klo gak ikut juga gak masalah si. Pas latian kemaren gue ngerasa kayanya gak masalah juga klo gue gak ikut. Tapi karena udah janji sama seseorang yang sangat gue hormatin (guru gue) jadi gue memutuskan untuk tetep ikut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara terpaksa, gue merasa tersiksa pas harus berangkat latihan. Gue bilang ama diri gue sendiri klo gue gak mau melakukan suatu hal yang gue gak suka dan gak mau. Soalnya segalanya jadi gak maksimal ngerjainnya. Buat ngerjain konser ini aja gue sama sekali kaya gak niat. Bayangin aja cuma latian 3x itu juga udah termasuk GR. Geblek banget lah. Buat gue itu sama sekali gak memenuhi standar gue untuk konser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok gue ada interview di Parentguide. Wish me luck ya. Aduh jadi agak berbunga-bunga nih. Soalnya mulai ada yang manggil buat interview. Tadinya kan sepi banget. Mudah2an aja ada yang nyangkut. Gue cuma berharap Allah menunjukkan jalan yang terbaik. Pekerjaan yang terbaik untuk masa depan gue. Amiiiiin!!!!!! Doain yak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115340034831172453?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115340034831172453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115340034831172453&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115340034831172453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115340034831172453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/apa-yang-terpaksa-emang-gak-enak-emang.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115315616063026538</id><published>2006-07-18T01:07:00.000+08:00</published><updated>2006-07-18T01:09:21.376+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;TAS BISA KETINGGALAN?????????&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huahahaha...tadi pas pulang dari latihan di Daya, gue melakukan hal yang sangat bodoh. Orang dimana juga yang bisa sampe ketinggalan tas yang isinya sumpah macem2. Guess what! I did it. Tadi gue mo balik cuma bawa horn gue doang. sinting. Dan gue gak nyadar sama sekali sampe si Odang teriak ngasih tau klo tas gue ketinggalan. Untung aja Titi tadi ngasi pengumuman klo ada salah satu anak Daya yang jualan BH. Huahahaha...yoi BH bo. Dan yang jualan itu cowok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well sebenernya sih gapapa juga klo cowok jualan BH. Cuma situasinya aja yang kurang pas. Kita abis latian gitu dan yaa pokoknya gak pas deh. O iya kebanyakan yang main sih cowok2 gitu. secinta2nya cowok ama seorang cewek, entah ibunya, adik atau kakaknya, istrinya, atau pacarnya, rasanya hampir gak mungkin deh cowok mo susah2 milih dan ngebeliin underware. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo ngebeliin aja masi mungkin. Tapi klo harus milih I don't think so. Apalagi harus nanya "klo yang ukuran 34B ada gak?" Dodolnya lagi si Titi sempet ngomong klo si Boyke, cowok yang jual BH, bakal mengendorse underware cewek2 yang main besok. O iya good luck buat Indra Perkasa buat ujiannya besok yaaaaa!!!!!!! Semoga resital besok berjalan lancaaaar!!!!!! (Secara sampe tadi gue masi bikin kesalahan gara2 ga pede abisss. Sori ya ndra!)Hmm...gue juga mo bilang &lt;strong&gt;TURUT BERDUKA CITA UNTUK KORBAN TSUNAMI DI JAWA BARAT DAN JAWA TENGAH&lt;/strong&gt;. Semoga kita semua diberikan ketabahan untuk menghadapi semua cobaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115315616063026538?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115315616063026538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115315616063026538&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115315616063026538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115315616063026538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/tas-bisa-ketinggalan-huahahaha_17.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115296905196082582</id><published>2006-07-16T11:09:00.000+08:00</published><updated>2006-07-15T21:10:52.236+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Saturday, July 15, 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AM I A VICTIM????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada begitu banyak perasaan yang lalu lalang beberapa waktu belakangan ini. Saat ini gue ngerasa udah jadi korban. Gak tau korban dari apa. Semalem, lagi-lagi, terjadi pertengkaran. Kali ini dada gue rasanya mau meledak. Gue ngerasa cowok gue mengorbankan gue dalam kondisinya saat ini. Mungkin gue lagi terlalu sensitive. Merasa terabaikan, dan saat ini merasa udah dikorbanin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa gue ngerasa seperti itu? Itu juga pertanyaan yang gue ajukan untuk diri gue. Kenapa harus merasa begitu. Semalem cowok gue kirim sms. Dia bilang kalo dia lagi mengalami masalah keuangan. Makanya dia mengurangi ketemu gue. Karena rumah gue jauh dan mobilnya boros bensin. Dan masalah keuangan itu yang membuat dia akhir2 ini berubah. To be honest, it broke my heart. Gue pikir kenapa dia harus mengorbankan gue. Kenapa dia memilih untuk mengurangi ketemu gue, instead of dia mengurangi kegiatan ini atau kunjungan dia ke tempat yang sama jauhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini dia bakal pergi ke Bintaro untuk menset up wireless “temennya”. Gue pikir kenapa dia mau bela2in pergi ke Bintaro. Dia bahkan gak berusaha ketemu gue. Gak tau deh. Mungkin gue demanding dan gak mikirin dia. Tapi itu yang gue rasain. Kalo dia gak ketemu gue, dia pasti juga punya acara lain. Gue gak mau berpikir seperti itu. Tapi itu yang muncul. Gue sampe pada pertanyaan “sepenting apakah gue buat dia. Again gue merasa dia gak mau berkorban buat gue. Ini perasaan yang dari dulu ada sebetulnya. Tapi selalu gue tahan dan berada hanya di pikiran gue aja. Hanya di sana. Bercokol di kepala gue dan membusuk di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue juga merasa capek menebak dan merasakan. Kata orang insting perempuan itu begitu tajamnya. Mungkin itu bener. Gue selalu bisa merasakan kalo dia lagi ada masalah dan berubah. Gak ada orang yang gak berubah. Tapi ini perubahan yang menandakan ada sesuatu yang salah sama dia. Beberapa hari yang lalu gue pernah tanya “Dia kenapa. Karena ada yang berubah.” Tapi dia bilang gak ada apa2. Dia menuduh gue berasumsi macam2. Tapi ternyata gak lama dia mengakui dia punya masalah keuangan dan itu membuat dia agak berubah akhir2 ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sih dia gak cerita aja. Membagi masalahnya sama gue. Gue merasa seperti korban. Dia gak pernah cerita apa-apa dan gue harus menerima perubahan dia tanpa penjelasan apapun. Dia seperti lagi menguji kesabaran gue. Dan dia udah menguji kesabaran gue selama hampir lima taun ini. Kata temen2 gue, gue harus makin sabar. Tapi kadang tekanan yang ada bikin gue hampir gila. Gue pengen lari dan melupakan semuanya. Tapi gak bisa. Ada temen gue yang lain lagi yang bilang gue ini sangat sentimental. I think he is right. I’m too sentimental. Gue kadang berpikir maybe this is not about patience. But more about stupidity. Gue kadang mikir jangan-jangan gue masih bertahan in this relationship not because gue punya kesabaran yang besar. But cause I’m too stupid. Gak tau lah. Gue Cuma akan berusaha menikmati lagu ini dan menarikannya. Tarian kebimbangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115296905196082582?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115296905196082582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115296905196082582&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115296905196082582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115296905196082582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/saturday-july-15-2006-am-i-victim-ada.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115280267672403449</id><published>2006-07-13T22:47:00.000+08:00</published><updated>2006-07-13T22:58:22.756+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Thursday, July 13, 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;GO TO HELL!!!!!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini akhirnya gue punya kemajuan dalam ngerjain tesis kikikikik!!! Soalnya beberapa hari kemaren kan amit-amit malesnya. Fuihh! Gue rada minder juga sih soalnya temen gue udah ada 10an orang yang lulus sebagai M. Si. Sementara gue masi S. S. aja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue masih sedih karena lom dapet kerja nih. Tapi gue yakin bakal dapet kerjaan baru. Si Damas lagi bingung mutusin mo kerja di mana. TA atau Bella Donna. Dia sih lebih seneng di Bella Donna. Cuma penasaran juga pengen masuk ke TA. Jadilah sekarang dia bingung. Klo dia cabut dari Bella Donna, dia merekomendasikan gue sih. Besok juga bakal ketemu sama bosnya dia. Si bos itu pengen kenalan ama gue. Mungkin pengen liat bakal cocok gak gantiin si Damas. Aneh juga ya tuker2an kerjaan kaya gitu. Cuma kemaren si bosnya Damas itu sempet mengajukan opsi supaya gue masuk ke sana tapi Damas tetep diem di Bella Donna. Cuma Damas gak mau ambil resiko dimusuhin partner kerjanya sekarang. Jadilah dia sekarang kebingungan sendiri. Gue juga bingung si mau kasi saran apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, selama gue lagi worried karena gak punya pekerjaan, gue berasa hubungan gue sama pacar gue bermasalah. Masalahnya gak bener2 nyata. Cuma  gue ngerasa diabaikan. Mungkin karena gue pengangguran dan gak banyak kerjaan jadinya gue ngerasain yang macem2 ya. Gak tau deh. Tapi belakangan emang kita jarang ngobrol. Hari ini gue nanya ama dia soal kawin. Beberapa hari yang lalu bokap nyokapnya baru ke rumah. Mereka nyeritain soal keluarga mereka. Masalah gue jadi bingung maksudnya gmana. Tau sendiri klo orang Jawa ngomong kan banyak simbolnya. Dan gue kadang takut salah memahami simbol itu. Jadi gue tanya ke dia soal rencananya. Maksud gue ada perubahan atau gak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh dia nanggapinnya kayak gitu. Dia bilang gue Cuma berasumsi bukannya berusaha memahami. Urusan simbol kan gak bisa semudah itu. Kita kan harus mengkomunikasikan makna simbol.  Justru karena gue gak mau menduga2 gue nanya  ke dia. Tapi sumpah gue kesel banget ditanggapin kaya begitu. Ditanya baik2 malah nyolot. Gue jadi males banget. Gue bilang gue gak akan ngomongin soal kawin lagi. Gue pikir “lo ngomong sendiri aja ntar. GO TO HELL!” Sumpah ya gue kesel banget. Udah kemaren pas mau dateng gak kasih penjelasan yang proper lagi. Gue pikir dia seharusnya juga berpikir klo itu adalah big deal buat gue meskipun buat dia nggak. Soalnya rencananya kan bkp nykpnya bakal dateng abis Lebaran. Gue sebeeeel banget dia bertindak sendiri aja. Klo pun ada perubahan harusnya dia kasih penjelasan yang proper dong. Bukan malah ngomong gue kepanikan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau gak mau gue jadi berpikir, hubungan ini belom tentu bisa jalan. Gue jadi ragu2 banget. Gue gak tau deh. Gue pengen dia lebih ngerti gue. Menyelami apa yang gue pikirin. Gue terlalu nuntut gak sih. Gak tau deh. GO TO HELL LAH!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115280267672403449?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115280267672403449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115280267672403449&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115280267672403449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115280267672403449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/thursday-july-13-2006-go-to-hell-hari.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115272475033777596</id><published>2006-07-13T01:12:00.000+08:00</published><updated>2006-07-13T01:19:12.560+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Wednesday, July 12, 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alasan Kenapa Gak Bergabung Dengan Orkes Remaja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha....sebenernya ada beberapa alasan kenapa gue gak mau bergabung sama orkes remaja. Pertama, gue udah ilfil gara-gara pak kondakter mencak2 persis hari pertama gue duduk di bangku pemain. Dateng2 doi udah ngamuk2 karena salah paham. Langsung deh ilfil. Kedua, ada salah satu panitia yang kebetulan berhubungan sama pemain yang attitudenya ngeseliiiiin banget. Bikin kesel banget. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, gue ngerasa materinya mayan berat. Jadi gara-gara ilfil yang di atas, gue jadi malees dateng latian. Pas pengen dateng latian eh kena gejala demam berdarah. Jadi lah dua minggu gak bisa latian. Yaudah gue putuskan untuk sama sekali gak main aja deh. Dan alasan terakhir yang menggenapi semuanya, mantan cowok gue ternyata main di sana juga. Bukan sembarang mantan pacar. Tapi mantan pacar yang sumpah sampe reinkarnasi lagi juga gak pengen gue inget2. Soalnya pengalaman pacaran sama dia terlalu menyakitkan. Bikin marah lah klo inget2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya sih beberapa alasan itu ada yang cuma kamuflase doang sih. Emang dasarnya gue udah males aja. Soalnya pas dateng suasananya aja udah gak enak. Jadi udah males. Huehehehe....Jadi intinya emang maleeeees!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115272475033777596?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115272475033777596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115272475033777596&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115272475033777596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115272475033777596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/wednesday-july-12-2006-alasan-kenapa.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-115261944705023359</id><published>2006-07-11T19:45:00.000+08:00</published><updated>2006-07-11T20:04:07.480+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Tuesday, July 11, 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALEEEES BANGET!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh gawat banget deh. Kayaknya gue bisa dinobatin jadi orang paling males di dunia. Rasanya mau ngapain juga males. Bikin tesis rasanya males banget. Padahal gak ada alasan buat gak selese. Soalnya kerjaan gue sekarang kan harusnya yang bikin tesis. Ini ngerjain bab II aja majunya sesenti demi sesenti. Gak tau deh kenapa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma sekarang udah mendingan gak sepuyeng kemaren-kemaren. Gue udah bisa ngelamar2 kerja lagi. Soalnya internet udah idup lagi huehehehe. Eh tau gak hari Minggu kemaren ortunya cowok gue dateng ke rumah. Di luar rencana gitu deh. Soalnya rencananya mereka baru mau dateng abis Lebaran. Eh kemaren tau-tau pengen dateng aja gitu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue berasa aneh aja. Pertama-tama gue tiba-tiba takut kalo gue sebenernya gak siap aja. Gue tiba-tiba jadi bertanya sama diri gue sendiri. Apa bener gue mau merit? Jangan-jangan itu cuma keinginan di mulut aja. Soalnya kemaren gue ngerasa tertekan aja gitu lho. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus gue juga merasa aneh. Soalnya orang membicarakan gue seperti gue gak ada di sana. Sebenernya sih gak banyak ngomongin soal gue juga sih. Soalnya kemaren lebih banyak ngomongin kondisi keluarganya cowok gue yang emang lagi kena musibah. Ya...ngobrol mayan lama sih. Lucu banget masa. Nyokapnya cowok gue cerita kalo eyangnya cowok gue itu katanya suka sama gue (nah lho!). Dan dia memajang foto gue dan menurunkan foto istrinya kakaknya cowok gue. Huehehehe...aneh banget yak! Gak aneh juga sih. Tapi jadi aneh karena ceritanya ama nyokap gue. Hahahah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-115261944705023359?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/115261944705023359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=115261944705023359&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115261944705023359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/115261944705023359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/07/tuesday-july-11-2006-maleeees-banget.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-114847196066144361</id><published>2006-05-24T19:44:00.000+08:00</published><updated>2006-05-24T19:59:21.023+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;HILANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini gue seperti orang yang kehilangan arah. Tiba-tiba aja gue jadi orang yang sama sekali gak berguna. Kerja enggak, ngerjain tesis juga enggak. Gila banget. Gue seperti kehilangan diri gue. Si Sombong yang pongah dan sekarang kejeblos lobang gara-gara selalu mendongak ke atas. Rasain Lu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue gak tau sejak kapan gue mulai gak jujur sama diri gue sendiri. Gue matre. Yang ada di kepala gue rasanya cuma uang. Gimana cara dapetin uang yang banyak. Hasilnya gue terima proyek penelitian dan meninggalkan pekerjaan gue. Tapi gak ada gunanya nyesel kan. Yang perlu gue lakukan sekarang harusnya menyelesaikan sekolah secepatnya. Tapi itupun gak semudah itu. Rasanya maleeees banget. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue rasa gue udah sinting. Harusnya gue sekarang nyelesein itu secepatnya. Tapi kenapa begini. Kemana perginya diri gue.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-114847196066144361?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/114847196066144361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=114847196066144361&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114847196066144361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114847196066144361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/05/hilang-belakangan-ini-gue-seperti.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-114632141461118574</id><published>2006-04-29T22:36:00.000+08:00</published><updated>2006-04-29T22:37:53.716+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;HIKS..HIKS..HIKS..&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ini rasanya menyedihkan sekali. Gue baru aja resign dari kantor karena urusan sekolah. Gue bertekad menyelesaikan tesis semester ini juga. Jadi terpaksa cabut dulu dari kantor. Selain itu emang ada proyek lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya gue pikir gue bakal biasa aja pas "berpisah" sama temen-temen kantor. Ternyata enggak. Gue tetep aja pake nangis pas pisah sama anak-anak departemen gue. Nangis gue tambah jadi pas bos gue meluk gue dan ngedoain supaya tesis gue bisa cepet selesai. Mungkin semua cuma basa basi tapi ternyata tetep aja gue nangis. Emang dasar gue cengeng juga sih. Mereka kasih gue bantal kecil bentuknya cakar kucing warnanya biru. So cute. Jadi tambah terharu gitu pas dikasih. Tadinya gue masih berusaha biasa aja. Tapi akhirnya gak bisa. Rasanya sedih banget deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin juga karena gue terbawa suasana. Temen kantor gue yang atasan gue langsung dua hari yang lalu divonis kena kanker. She's so young. Buat gue itu bener-bener tragis. Dalem hati gue selalu bilang dia pasti sembuh. PASTI SEMBUH. Tapi tetep rasanya gue terpukul denger berita seperti itu. Jadinya kita nangis-nangisan bertiga sama dua orang temen gue. Di depan dia gue berusaha gak nangis. Gue gak mau dia jadi lemah karena orang lain merasa sedih lihat keadaan dia. Tapi sumpah itu susah banget. Gue cuma berdoa dia bisa sembuh dan sehat lagi seperti sediakala. Cuma itu yang bisa gue minta. Itu aja deh. Gue cuma berharap itu. Semoga mbak Yunny cepet sembuh dan bisa seperti dulu lagi. Hiks..hiks..hiks... sekarang gue lagi mengharu biru. Mellow banget.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-114632141461118574?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/114632141461118574/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=114632141461118574&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114632141461118574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114632141461118574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/04/hiks.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-114576273191793140</id><published>2006-04-23T11:12:00.000+08:00</published><updated>2006-04-23T11:25:32.030+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>RESIGNED&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua bulan kerja di MTA akhirnya gue memutuskan untuk cabut. Sebenernya kerja di sana itu lumayan enak sih. Tapi ada tawaran lain yang lebih menarik perhatian sih. hehehehe.... Akhirnya hari Jumat lalu gue putuskan untuk mengundurkan diri aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seminggu yang lalu gue abis berantem sama cowok gue. Masalahnya sendiri bener-bener aneh. Seminggu lalu, mobilnya dia, well itu mobil rental sih karena mobil dia sendiri lagi masuk bengkel, nyenggol pager rumah gue ampe penyok dan penuh baret-baret. Trus kita jadi berantem gara-gara itu. Biasalah masalah emosional. Dia melampiaskan kemarahan dan kekesalannya sama gue. Sementara gue sendiri jadi sangat emosional dan jadi ikutan kesel. Akhirnya berantem gak jelas deh. Males. Masalahnya sekarang udah kelar sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiks sekarang gue juga lagi pusing karena tesis harus dikumpulin pertengahan Juni. Dan sekarang masih 0%. Haduuuuhh panik nih. Gue gak mau bayar satu semester lagi. Mahal bo. Sayang duitnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-114576273191793140?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/114576273191793140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=114576273191793140&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114576273191793140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114576273191793140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/04/resigned-setelah-dua-bulan-kerja-di.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-114131562484322725</id><published>2006-03-02T23:57:00.000+08:00</published><updated>2006-03-03T00:07:05.306+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>MASUK KANTOR BARU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tiga minggu ini masuk kantor baru. Gue masih rada heran melihat orang menganggap tempat kerja gue ini cool. Well klo gue di posisi mereka mungkin bakal begitu juga sih. Hehehe. Selain banyak yang terperangah, banyak yang tanya enak ga kerja di sana. Jawaban gue biasa-biasa aja. klo ada yang tanya suka apa enggak, jawabannya lagi-lagi biasa-biasa aja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di kantor, gue emang merasa biasa-biasa aja. seneng enggak, gak seneng juga enggak. Yang pasti kerja di sini mengingatkan gue pada masa-masa kerja di Sunter. Hihihihihi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-114131562484322725?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/114131562484322725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=114131562484322725&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114131562484322725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/114131562484322725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2006/03/masuk-kantor-baru-sudah-tiga-minggu.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112722925513688602</id><published>2005-09-20T23:01:00.001+08:00</published><updated>2005-09-20T23:14:15.140+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ITU BUKAN MILIK GUE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu gue terlibat suatu perhelatan.konsernya orkestra UI tepatnya. Gue bantuin beberapa hal. Urusan bantu membantu waktu itu memang complicated banget. Itu berhubungan erat dengan masalah perasaan. Perasaan gue tentunya. Gue adalah anggota yang biasanya selalu main. Entah karena apa, anggap aja sebuah kekhilafan bersama, gue luput diajak untuk ikut main. Waktu itu, bahkan sampai sekarang gue masih merasakan kekecewaannya. Gue belum bisa sepenuhnya mengikhlaskan. Awalnya gue benci mereka semua. Berbulan-bulan gue gak datang ke tempat yang sudah seperti rumah buat gue dan bertemu dengan mereka yang udah gue anggap keluarga gue sendiri. Semuanya mulai berubah setelah datang ajakan buat bantu-bantu dari seseorang yang cukup gue segani dan hormati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah gue bantu-bantu. Dengan semangat ingin terlibat dalam konser persembahan buat seseorang yang sangat gue hormati selama ini yang udah pergi setahun yang lalu, gue datang lagi ke tempat orang-orang yang mengecewakan gue latihan. Berat banget. Itu hal yang sangat berat ternyata. Gue harus melawan banyak hal. Diri gue, kekecewaan gue, keirian gue karena gak bisa ikut main, dan segala macam. Terparah, gue harus menghadapi semuanya sendiri. orang yang sangat gue cintai saat ini sama sekali gak mendukung. Gue ngerasa gak bebas jadi diri gue. Gue gak bisa mengekspresikan rasa kecewa gue. karena dia bakal marah kalau gue begitu. Jadilag gue orang lain yang tidak punya rasa kecewa. Dan itu siksaan besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konser yang menyakitkan perasaan gue akhirnya lewat. semua orang merasa bahagia dan gembira. Tapi gue lagi-lagi berbeda. gue gak merasa gembira. Gue merasa seperti orang lain dan bukan bagian dari mereka. Gue merasa seperti orang lain. Gue gak bisa ikut merasa bahagia dan gembira semuanya berjalan lancar. Semua kebahagiaan, kegembiraan, dan kelegaan itu bukan milik gue.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112722925513688602?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112722925513688602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112722925513688602&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112722925513688602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112722925513688602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/09/itu-bukan-milik-gue-beberapa-waktu_20.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112549272632485770</id><published>2005-08-31T19:39:00.000+08:00</published><updated>2005-08-31T20:52:06.330+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>PENGEN NULIS DOANG...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shenme shi ai? shenme shi qu ai? shenme shi bei ai? wo dou bu ming bai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih cinta itu. gimana sih cara mencintai orang dengan bener. Gue sama sekali gak tau. Gue bukan hanya orang yang egois, tapi juga mudah kehilangan percaya diri dan mudah menyalahkan diri sendiri. Gue gak tahu harus gimana. apa keinginan ketemu itu salah ya? apa terlalu egois ya klo pengen ketemu, terlalu egois juga ya klo pengen dia berkorban buat gue. Gue pengen lebih dicintai, dipuja. bukan lebih mencintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang mungkin bilang urat capek gue putus, terutama buat urusan pacaran. bagaimanapun kondisi gue, capek, sakit, atau apapun, gue selalu semangat ketemu. apa itu artinya gue mencintai, memuja, atau apapun itu sebutannya. kalo semangat seperti itu namanya mencintai, memuja, atau apapun itu sebutannya, berarti gue harus kecewa. karena berarti gue tidak dicintai, dipuja, seperti gue mencinta dan memuja. cinta tidak berhitung, itu gue tau. tapi hati bisa merasakan dan menuntut. gue menuntut ada seseorang yang mencintai gue. benar2 mencintai gue, memuja, dan berani mengorbankan apapun buat gue. mengebaskan rasa sakit, rasa lelah, mengebaskan apapun demi gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue kadang malu sama keinginan gue. tapi itu gak bisa ditahan. gue mulai menyalahkan diri gue karena gue berhitung dengan perasaan cinta menginginkan balasan yang lebih besar dari apa yang gue kasih. tapi apa gue dapat bahkan tidak sama dengan yang gue berikan tapi gue merasa lebih sedikit.tapi gue juga inget aa gym ernah bilang, kita harus melihat yang baik2 aja. dengan begitu kita bisa bahagia. mungkin itu yang sampe sekarang belom bisa gue lakukan. atau mungkin gue gak mengerti apa itu cinta, bagaimana mencintai, dan seperti apa dicintai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112549272632485770?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112549272632485770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112549272632485770&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112549272632485770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112549272632485770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/08/pengen-nulis-doang.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112523704321378555</id><published>2005-08-28T20:16:00.000+08:00</published><updated>2005-08-28T21:50:43.216+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ADA APA YA???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah dua kali gue chatting di mirc lagi setelah bertahun2. rasanya lucu aja. tapi gue lagi pengen ngobrol. sementara ini gue ngerasa gak ada orang yang bisa diajak ngobrol. semua lagi sibuk sendiri. tapi gapapa juga sih. soalnya pas orang-orang gak sibuk, gue yang sibuk. apalagi mulai minggu depan. kuliah udah mulai, belom lagi kerjaan dari tv7. makin sibuk aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue gak tau ada masalah apa dengan hubungan gue. Belakangan ini mulai lagi gue ngerasa gak cocok dengan pacar gue. gak tau kenapa. mungkin karena dia lagi gak jelas. ada waktu tapi gak mau ketemu. gak mau berkorban untuk bisa ketemu padahal waktu kita ketemu itu udah semakin jarang. gak tau juga. buat gue semua hal itu harus diusahakan. gue jadi marah denger kata kangen tanpa usaha. percuma tiap hari, tiap jam, tiap menit bilang kangen klo kita gak mau usaha buat ketemu dan melepas kangen. gue tau waktu itu gak akan terulang dan susah dicari. makanya gue rela berkorban buat ketemu. tapi berkorban gak sama dengan maksa. kalau dia udah gak niat, buat gue gak ketemu sekalian jauh lebih baik. apa enaknya ketemu sama orang yang terpaksa dan mau untungnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin gue terlalu egois dan mementingkan diri sendiri ya. mungkin naluri perempuan gue yang menginginkan ada orang yang mau berkorban buat gue. atau mungkin karena gue emang egois. kita memang lagi sama-sama sibuk sih. jadi waktu ketemunya emang susah. gue juga sebenernya gak bisa memaksa dia buat ketemu. dia mungkin lagi cape kali. cuma kadang gue merasa dia sangat egois. secape apapun gue, dia selalu menuntut gue kasih kabar. tapi dia gak mau begitu. dia gak kasih kabar, gak telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita berdua emang punya dunia yang sangat berbeda. Gue itu kaya gak kenal cape. walaupun pulang pagi atau baru tidur beberapa jam, gue bisa dan tetap punya semangat buat pergi. jangankan ketemu dia, cuma jalan ama temen aja gue tetap bersedia kok. mungkin urat cape gue udah putus.  gue inget waktu gue kena demam berdarah dan tipus, orang tua gue, bahkan bokap yang gak pernah komentar apa-apa sampe ngomong gue harus istirahat yang bener. tau ngukur kemampuan diri sendiri. mungkin gue menerapkan apa yang terjadi dengan diri gue ke pacar gue yang gak tahan cape dan gak mau berkorban itu. gak tau deh. gue lagi gundah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112523704321378555?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112523704321378555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112523704321378555&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112523704321378555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112523704321378555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/08/ada-apa-ya-udah-dua-kali-gue-chatting.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112513741670162529</id><published>2005-08-27T17:02:00.000+08:00</published><updated>2005-08-27T18:10:16.713+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>MASA LALU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sebenernya gk suka bicara soal masa kecil gue. Masa kecil gue sebenernya biasa aja. Tapi ada satu hal yang ga terlalu suka gue inget. Gue gak pernah dendam dan merasa itu bagian dari hidup gue. walaupun tidak menyenangkan untk mengingatnya. Dulu gue gak paham sama namanya kekerasan dalam keluarga. Tapi sekarang gue udah tau. Mungkin gue pernah mengalami itu. Dulu gue sering banget dipukulin sama nyokap. biasanya sih dipukulin kalo belajar gak bisa-bisa. tapi gak pernah ampe gegar otak sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue inget dulu pernah dipukul kepalanya sampe kayanya ada burung nyanyi di kepala gue. Pernah disabet, pernah gak boleh makan dan tidur gara-gara gak bisa ngerjain soal matematika. Itu gue inget banget. cuma terus terang gue gak pernah dendam atau kesel atau apapun. gue biasa aja. tapi ga suka inget2 itu. sama sekali gak menyenangkan. Pukulan memang berenti. tapi ternyata nyokap gue gak bisa berenti mencaci maki gue. bahkan pake kata2 yang makin tajam aja. Gue sering sakit hati. sering banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi gue kaya gak berdaya. kalo marah kata2 kaya pelacur, kafir, anak gak berguna, dll sering keluar. gue merasa itu menghina harga diri gue. kalau mau bilang hati gue hancur ya sudah lama hancur. tapi gue gak bisa apa-apa. dia nyokap gue. temen, orang tua, temen cuhat, semuanya. gue gak bisa pergi, gak bisa lari. sesakit apapun, gue selalu kembali dengan luka di hati yang makin banyak. aduh jadi sedih nih. udah mau nangis deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu gue terbiasa dengan celaan dan kritik. Setiap kali gue pilih barang selalu aja kata nyokap jelek, norak, gak berselera. mungkin itu yang bikin gue selalu gak pede. gak berani menyatakan dengan jelas dan berani apa yang gue mau. sulit menentukan pilihan karena takut pilihan gue bakal dicela nyokap. dan itu masih kebawa sampe gue sebesar ini. pilih kerjaan aja gue gak pede. sampe pilih warna lipstik aja kadang masih takut salah, masih takut dicela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semuanya mungkin karena gue dewasa dengan kritik dan bukan pujian. sebenernya juga bukan tanpa pujian. gue inget waktu SMP kelas I gue dapet ranking 3. nyokap gue langsung beliin tas, buku tulis, dompet, pokoknya semua hal yang gue pengen. nyokap juga selalu beliin baju2 yang bagus dan gak pernah pelit. dia selalu beliin baju bagus tanpa pikirin harganya. padahal keluarga kita bukan keluarga berlebihan. biasa-biasa aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sayang nyokap. semua yang gue lakukan dan semua keberhasilan gue itu buat dia. gue belajar keras buat bikin dia bangga. tapi kadang gue marah kenapa dia gak ngerti dan terus nyakitin perasaan gue. Gue selalu sedih dan nangis kalo mikir soal itu. Kenapa ya dia gak ngerti. gue inget suatu kejadian dan gak bakal lupa sampe hari ini. dari dulu gue selalu berjuang mendapatkan cinta nyokap. tapi gue selalu ngerasa dia lebih sayang sama ade gue. suatu saat ade gue pernah bilang kalo nyokap lebih sayang sama dia. bokap yang lebih sayang sama gue. gue sedih, marah, kecewa. dan itu gue inget sampe sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena besar dengan kritik dan celaan, gue berubah jadi orang yang gak pede. ada sedikit yang gak sesuia sama pikiran gue sedikit aja gue langsung bingung dan cemas. tapi gak banyak yang mengerti itu. mungkin karena dari luar gue keliatan cuek, tegar. padahal di dalamnya ada jiwa yang sangat sensitif dan rapuh. bahkan cowok gue gak ngerti hal ini. makanya dia sering salah paham. tapi gak apa2 juga sih. gue gak menuntut orang lain ngerti gue walaupun seringkali pengen dan selalu berharap orang lain bisa mengerti gue. keadaan tambah buruk karena gue ini egois dan self centred. jadi lah orang lain makin salah paham. mungkin orang yang paling ngerti gue ya sahabat2 gue jaman kuliah. hubungan pertemanan kita yang intens membuat mereka sangat mengenal gue. tapi kayanya mereka gak pernah denger cerita selengkap ini. soalnya gue paling males cerita soal beginian. cuma sekarang lagi berat banget bebannya. kayanya ini harus gue ceritain. gak sangka ternyata gue juga korban kekerasan. (Ketawa miris)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112513741670162529?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112513741670162529/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112513741670162529&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112513741670162529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112513741670162529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/08/masa-lalu-gue-sebenernya-gk-suka.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112488661073114678</id><published>2005-08-24T20:16:00.000+08:00</published><updated>2005-08-24T20:30:10.736+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;color:#663366;"&gt;BAD DAY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Sebetulnya hari ini gak buruk-buruk amat sih. Cuma sedikit mengesalkan aja. Semuanya dimulai sejak kemarin waktu gue harus menghubungi Yosi Project Pop. Seharian gue berusaha cari no telp  orang itu. Gue dapet no. telp manajernya. Waktu gue telpon dia emang udah menunjukan gelagat mengesalkan. Gue heran dengan gelagat itu. Gue lacaklah keanehan itu. Ternyata semua itu gara-gara Yosi menikahi perempuan yang statusnya masih istri seseorang. Giling gue sih gak peduli. mau dia nikah sama siapapun bukan urusan gue. Tapi masalahnya itu bikin gue gak bisa melaksanakan tugas gue. Itu kan ngeselin namanya. Salah sendiri nikah sama istri orang. udah tau dia seleb. Yang namanya infotaiment kan melotot terus setiap saat buat cari berita. Kalaupun bukan seleb juga gak seharusnya dia begitu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Hari buruk itu berlanjut terus ternyata. Hari ini gue berusaha menghubungi Element tapi baru bisa sore. Telpon Peterpan juga sama. Tapi kali ini gue mengerti. Dia mau manggung. pasti ribet juga sih. Terus gue sms temen gue, balesnya lama dan hasilnya gak bisa diajak pergi. Sms pacar sendiri juga sama. Yaudah jadi kesel banget. Tapi gapapa sih. Hari ini gue jadi bisa ngenet. Bisa nulis blog segala deh. Udah ah sekarang mau makan terus pulang. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112488661073114678?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112488661073114678/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112488661073114678&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112488661073114678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112488661073114678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/08/bad-day-sebetulnya-hari-ini-gak-buruk.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112454963434113092</id><published>2005-08-20T20:55:00.000+08:00</published><updated>2005-08-20T22:53:54.346+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;AKHIRNYA INGET!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Fiuh setelah berhari-hari berusaha mengingat, akhirnya saya bisa juga mengingat username blog ini. Nyaris aja saya harus bikin blog saya yang keempat. Untung aja pada suatu malam tiba-tiba saya inget lagi. Hehehe...dasar pikun. Sebenernya udah banyak yang ngingetin supaya tiap bikin apapun yang baru yang memerlukan username dan password, saya perlu mencatat. Tapi si pikun ini merasa seharusnya itu menjadi rahasia selayaknya password kartu ATM atau kartu kredit. Akhirnya tidak pernah lah saran itu saya ikuti. Soalnya selama ini saya selalu berhasil mengingat itu semua. gak disangka hal itu gak berfungsi waktu harus berhubungan dengan blog. Saya selalu lupa tuh. Dari blog yang pertama sampai sekarang, semua pernah mengalami kejadian lupa ingatan. blog yang pertama berhasil diselamatkan berkat service mengingat kembali password. Yang kedua sama sekali tidak terselamatkan. Dan akhirnya yang ketiga saya berhasil mengingatnya dengan mengerahkan tenaga dalam hahahaha...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Tadi sore sebelum berangkat ke warnet, saya nonton Metro TV. Ada berita soal Anggi, anak umur 5 taun yang dianiaya sama ibunya sendiri. Kepalanya kaya kepalanya Sinchan kalo abis dijotos sama ibunya. Ini sama sekali gak lucu. Bibirnya jontor, giginya dicabut pakai tang, jari tangannya melepuh gara-gara dibakar pakai lilin, akinya memar gara-gara dijepit pake besi, matanya biru, sekujur tubuhnya banyak bekas cakaran. Sampe linu gue dengernya. Kaya apa sakitnya ya. Gue yang udah segede gini aja gak kebayang rasanya, apalagi si Anggi yang umurnya baru 5 taun. Gue rasanya ibunya sakit jiwa. Kata polisi, waktu diinterogasi ibunya bilang dia mukulin anaknya karena anaknya nakal. Sedih banget deh gue. Kalaupun anak itu nakal, apa harus disiksa kaya gitu ya. Katanya dia sekarang dirawat sama polwan. Menurut ibu polwan yang menampung si Anggi, bukan cuma ibunya aja yang nyiksa Anggi, tapi juga neneknya dan kakaknya yang masih SD. Sinting ya. Kakaknya belajar kejahatan dari ibunya dan akhirnya kekerasan dalam keluarga bakal jadi lingkaran setan yang enggak ada habisnya. Mungkin ibunya belajar kekerasan dari kakeknya atau suaminya, kakak si Anggi belajar kekerasan dari ibunya dan terus berlanjut. Bener-bener jahat orang tua yang kayak begitu. Luka-luka di badan Anggi mungkinsembuh, tapi gue gak tau apa luka di hatinya bakal sembuh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Tapi gue rasa masalah kekerasan dalam rumah tangga bukan perkara yang selesai dalam semalam. Itu berakar kuat dari budaya kekerasan di sekitarnya. Budaya kekerasan ini yang seharusnya dihancurkan. Mungkin memberikan hukuman buat ibunya Anggi salah satu cara untuk menghancurkan budaya kekerasan tadi. Tapi gue percaya masih banyak Anggi-Anggi lain yang suatu saat bakal jadi the next Arie Hanggara kalau kita gak segera bertindak dan memberikan perlindungan untuk anak-anak. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112454963434113092?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112454963434113092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112454963434113092&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112454963434113092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112454963434113092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/08/akhirnya-inget-fiuh-setelah-berhari.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252476.post-112359315743418121</id><published>2005-08-09T20:25:00.000+08:00</published><updated>2005-08-09T21:14:22.590+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>BLOG BARU LAGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini blog yang ketiga. Blog yang pertama gue gak suka namanya. Blog yang kedua lupa username dan passwordnya. Dan akhirnya inilah yang ketiga. &lt;span style="color:#993300;"&gt;KAKI PENDEK&lt;/span&gt;. Kaki gue pada dasarnya emang pendek. Betis gue agak gemuk. Itu yang bikin gue gak pede pake rok waktu gue masih muda dulu. Pas SMA dan kuliah. Soalnya minder sama temen gue yang kakinya, menurut gue, bagus-bagus. Gue lupa kapan gue mulai menerima kenyataan kalau kaki gue emang pendek. Kalau sekarang tetap jarang pakai rok, itu karena unsur kepraktisan aja sih. Dan sayang kalau kaki gue yang putih kebakar matahari. Iya selain kaki gue pendek dan gemuk, kaki gue mulus dan putih. Hahahaha...itu makanya gue bangga sama kaki gue. Pendek sih kaya kaki babi. tapi putih dan mulus. Kok jadi makin mirip kaki babi ya? :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini gue ceritanya lagi kuliah S2 Manejemen Komunikasi di salah satu perguruan tinggi. Gak penting lah dimana. Bohong kalau gue gak menyatakan ini tanpa rasa bangga. Gue bangga bilang kalau gue lagi kuliah S2. Tapi waktu itu ada yang bilang kalau gue sekolah cuma karena ikutan salah satu temen gue yang masuk kuliah setahun lebih dulu. Gue marah. Tapi kata orang kalau marah berarti iya. Mungkin iya kali gue sekolah lagi cuma karena ikut-ikutan. Walaupun sebenernya dari jaman kuliah di depok dulu, gue selalu bercita-cita buat ngelanjutin kuliah. Gak tahu deh mana yang bener. Mungkin bener gue ikut-ikutan. Tapi kalau gue ikut-ikutan doang, kenapa gue cukup bersemangat menyelesaikan kuliah gue. Walaupun tetap merasa tersiksa karena after office hour gak bisa jalan-jalan, ngopi-ngopi sama temen-temen karena gue harus ada di kelas. Walaupun sebenarnya gak ada office hour juga sih buat gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap! kerjaan gue gak ada jam kerjanya. Gue freelance jadi wartawan gosip. Hahaha...gak gosip juga sih. Tapi perasaan gue lebih banyak ngerjain gosipnya. Buat gue ini pekerjaan yang menyenangkan. Bukan cuma karena gue gak terkekang sama jam kerja, gue juga bebas menentukan kapan gue mau kerja. cuma karena namanya freelance penghasilan gak menentu. tergantung kerajinan gue. Nah masalahnya gue ini pemalas yang pengen dapat duit banyak. Makanya kadang-kadang jengkel sendiri. Males kerja. Tapi kalau pas hari terima pembayaran kecewa karena rupiah yang dikirim dikit banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue ini orang yang sulit berbasa-basi. Jadi kadang, gue bicara terlalu terus terang. Gak pakai tedeng aling-aling. Kalau bilang bagus ya bagus. Kalau jelek ya jelek. Kalau mau ngerjain sesuatu yang gue bilang mau. Tapi kalau enggak ya langsung di muka orangnya gue bilang gue gak mau. Aneh emang. Tapi anehnya lagi, gue bangga sama sikap gue yang satu ini. Gue pikir ini salah satu sikap baik yang berhasil gue gali dari diri gue. Soalnya perasaan banyak sifat jeleknya. Salah satunya tukang telat dan egois. Gue itu egois banget. Gue pengen semua sesuai yang gue mau, yang ada di pikiran gue. Di luar itu, buat gue salah dan menyakiti gue. Itu kejadian pada banyak hal deh. Tapi susah banget merubah itu. Atau mungkin gue gak cukup keras berusaha ya. Biarin aja deh. Setiap orang kan punya sifat jelek. Ini sifat jelek gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang gue suka: Jomblo, Bisik-bisik, enam seri Harry Potter, Catatan Harian Seorang Demontran (Pinjem temen dangak pernah punya bukunya), Supernova "Petir", Da Vinci Code, Angel and Demon, Supernova (Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh), Tetralogi Buru, Confession of Shopaholic (ini juga pinjem). Masih ada beberapa buku sih.&lt;br /&gt;Gue suka film: Semua film Harry Potter yang udah diputer, LOTR, Fantastic Four (Ini menghibur banget plus ketawa seorang anak kecil yang heboh banget yang duduk di deket bangku gue), Ungu Violet (I love this movie, terutana Rizky Hanggononya), AADC (Jelas kenapa gue suka film), dan beberapa film lain. O iya dulu gue suka banget film Perwira dan Ksatria hahaha. Nonton dua atau tiga kali gitu deh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252476-112359315743418121?l=kakipendek.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kakipendek.blogspot.com/feeds/112359315743418121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252476&amp;postID=112359315743418121&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112359315743418121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252476/posts/default/112359315743418121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kakipendek.blogspot.com/2005/08/blog-baru-lagi-ini-blog-yang-ketiga.html' title=''/><author><name>Hijau Tosca</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09178457370415766784</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
